Rabu, 18 April 2012

FAR's Album - Cahaya Dunia ver 1.5

Assalamu alaikum...

Kali ini saya mau promosi nih... hehe...
Aku bikin trio vokal bareng 2 orang temen sekelasku. Nama grup kami FAR, singkatan dari Fildzah Amalia Raisa. Saat ini kami punya 9 lirik lagu, dan 3 di antaranya sudah hampir benar-benar matang. Nih, ada lirik-liriknya. Diliat ya...

(Mohon untuk tidak membuat lagu dengan lirik saya ini, apalagi tanpa seizin saya)

Cahaya Dunia
14 September 2009

Saat aku membuka mata memulai melangkah
Mempelajari dunia mengenal suka duka
Dunia ini beragam penuh kisah dan warna
Tak ingin kulupakan

Pedih hati ini melihat air mata
Hangat rasa ini melihat senyuman
Lega jiwa ini melihat mentari
Berganti hujan kenangan
Hiasan langit tujuh warna
Rembulan pencerah suasana

Reff:
Oh Tuhanku kadang aku hilang
Demi tujuan apa aku lahir ke dunia ini
Saat sadarku kembali aku sadar alasannya

*Dunia ini ujianku
Jalanku kenal perbedaan
Kesempatan tuk mendewasa
Waktu untuk meraih surga
Untuk itulah aku diberi cahaya dunia

Jangan sampai aku hilang lagi
Aku tahu kubisa aku sadar alasannya…

Back to *

Cahaya dunia….

Back to Reff & *


Just Believe and Shine
23 Mei 2010

Kita satu atap di sini
Belajar k’tawa jungkir balik oh semuanya
Kita akan slalu bersama
Seperti apapun suasana hati

Oh.. kita teman satu dunia
Lewati jalan yang sama
Jalan lurus masa depan cerah
Menunggu kita di ujung sana

Reff:
Whenever the rain come to us
We will never let our self down
Oh because there is no reason for it
Just believe and shine


Apapun kegundahan yang datang
Tak jadi masalah tuk kita semua
Percayalah pada yang lainnya
Jalani hidup ini bersama-sama

Oh.. kita teman satu dunia
Cinta ini bangkitkan kita
Semangat ini tak jua dilupa
Bersama-sama kita melangkah

Back to Reff

We are your friends
We always here with you…


Back to Reff

Until the end
Will always be with you…



Senyumanmu
2 Oktober 2009

Diri ini bahagia tak menentu
Aku pun tak tahu mengapa
Sesuatu dengan ekspresi yang baik
Dimana hal itu tersungging di bibirmu

Aku hanya melihatnya
Dan tanpa sadar ku pun lakukannya
Saat itulah kita berbagi rasa
Bersama kita tularkan bahagia

Reff:
Kuputuskan tuk kembali hadapi hidup ini
Dengan semangat dan keteguhan
Karena bagiku tawamu senyumanmu
Dukungan tanpa kata-kata

Kita tersenyum bersama-sama
Kau dukung aku maka aku pun dukung kau
Aku tak ingin lagi kehilangan senyum ini
Senyum tanda hamba yang bersyukur atas segalanya

Kuputuskan tuk kembali hadapi hidup ini
Dengan semangat dan keteguhan
Karena bagiku tawamu senyumanmu…

Back to Reff

Kuberikan senyuman tanda gairahku
S’bagai terima kasihku


Trust Me
23 Mei 2010

Hati pikiran kita berandai-andai
Merenungi masa depan yang entah bagaimana
Akan berlabuh dimanakah kita?
Langit biru itu seolah bertanya

Bisakah kita hadapi segalanya?
Sejenak diri kita berdiam
Mantapkan hati dan menjawab
“Percayalah, maka aku bisa”

Reff:
Just trust me just believe in me
Kebersamaan ini beriku semangat
Bersama melangkah saling percaya
Kutunggu kisahmu di kala datang

Jikalah kita terpisah tersebar
Tak kita biarkan duka menghalangi
Walau sulit melangkah kita tetap mencoba
Sebab rasa percaya itu masih ada

Semangatlah dan percayalah
Yakin dan ingatlah apa yang benar
Itulah janji ikatan kita


Cahaya Hati
9 April 2010

Pernahkah kau merasa tak berguna
Ingin lenyap dari dunia nan jaya
Merasa lemah tak berdaya
Terus bergantung dan menyesal

Reff:
Ingatlah, tak ada orang yang lemah
Setiap yang lahir pasti ada artinya
Luka-lukamu pasti akan menjadi
Cahaya di hati
Yang tak berhenti
Yang ‘kan selalu bersinar

Ada cahaya yang takkan pernah padam
Yang ‘kan terangi hatimu yang gelap
Memberimu semangat untuk hidup
Dan menjadi sosok yang kuat

Ketahuilah, kenangan juga cintamu
Berkumpul jadi satu di hatimu
Itulah hal-hal yang telah membuat
Cahaya di hati
Yang menghangatkan
Yang membuatmu berjuang

Berdirilah jangan duduk diam saja
Majulah jangan diam tak bertindak
Membaurlah jangan hanya sendirian
Cahayamu akan sekuat mentari

Back to Reff

Cahaya di hati
Yang tak berhenti
Yang ‘kan selalu bersinar


Pertemuan
23 April 2010

Reff:
Kini kita jalani dunia bersama
Tak pernah aku berangan bertemu denganmu
Tak pernah kuminta Tuhan mempertemukan kita
Tapi aku bersyukur atas pertemuan ini

Kurasakan setelah kita bertemu
Duniaku berubah duniaku meluas
Muncul warna baru dalam hidupku
Yang kadang buatku ingin berdiri lagi

Tuhan, aku tahu nantipun akan berpisah
Izinkan kami saling beri kehangatan
Aku ingin menjalani suka duka bersama
Sampai saat itu tiba

(2 Lirik lagu di bawah ini diambil berdasarkan novel fiksi karya saya sendiri)

Changing

24 Mei 2010

Reff:
Perasaaan ini mendorongku untuk bersamamu
Dunia terasa sempit bila kau menghilang
Kuraih tanganmu, aku ingin kau tahu
Yang kurasakan ini mungkin cinta

Aku ingin berubah seutuhnya
Aku ingin bebas kupu-kupu terbang

Kenyataannya rasa ini pun ikut berubah
Bahagia diriku bila bersama
Aku memohon dan menatap sang bulan
Kembalikan milikku, kenangan dan kebebasan

Senyuman dan air mataku kembali
Kau berikan kehangatan yang mengalir

Cahaya seolah tak hanya masuk ke mataku
Tubuh dan hatiku pun terang menghangat
Kaulah orang yang menghilang dariku
Nostalgia diriku namun tak bisa ingat

Cinta, tetaplah bersamaku
Aku tak ingin kau hilang lagi
Aku tak ingin ada yang lenyap lagi
Sampai akhir…

Perasaanku berubah…


Sehari Bersama
18 Juni 2010

Begitu terbit sang mentari
Kita gembira menari dan menyanyi
Bersenandung sepenuh hati
Bahagia bisa bertemu lagi

Saat sang mentari s'makin meninggi
Senyum di wajah ini makin berseri
Kita berlarian tanpa henti
Bersama kupu-kupu yang manis

Reff :
Kita selalu berharap bisa bertemu kembali
Dalam satu waktu satu melodi
Bunga dan kupu-kupu bahkan air mengalir
Semua jadi saksi kenangan manis ini

"Aku ingin selalu bersamamu"
Itulah hal yang kita serukan pada dunia
Yang kubisikkan padamu selalu
So then you my precious won't disappear

Back to Reff

Setelah berpisah, kita akan bertemu lagi
Bersama bersenandung penuh arti
Perasaan kita...
Akan selalu ada...

Tetrapia
 14 Januari 2011
Pada suatu masa indah
Di mana kucari jati diriku
Kudatangi satu dunia kecilku
Dunia kecil yang telah kami namai

Tetrapia... punya sejuta kenangan
Kedewasaan yang kudapat di sana tak akan sia-sia

Kini kami akan melangkah
Laksana burung terbang meninggi
Menuju cahaya abadi
Coba 'tuk membuat sosok ini berarti

Perjalananku yang singkat ini
Telah bimbing ku jadi lebih baik
Sederhana namun memiliki arti
Makna di sana hanya di sana

Tetrapia... makna hidup ku diajarnya
Semangatnya membuat diri ini 'tuk terus berjuang
Tetrapia... keislaman, ilmu dan cinta
Segalanya yang kudapat di sana pengalaman berharga

Terima kasih dari Tetrapia
Atas dukungan selama ini
Ayah bunda guruku kawanku
Terima kasih telah buat aku berarti...
 
Terima kasih dari Tetrapia (hoo woo)
Atas dukungan selama ini (selama ini)
Ayah bunda guruku kawanku (kusyukuri engkau)
Terima kasih telah buat aku berarti...
Akan aku buat sosok ini berarti...

Senin, 19 Maret 2012

Kio, My Dear Diary

Heyy... Ini pertama kalinya aku cerita-cerita tentang Kio di muka umum begini. Jadi sebenarnya siapa Kio? Singkat kata, Kio itu diary-ku. hehee

Waktu itu aku lagi nulis diary malam-malam seperti biasa. 15 Oktober 2009. Di akhir tulisanku, terpikir olehku memberi diary-ku nama. Soalnya aku merasa aneh kalo mulai nulis dengan kata "Dear diary" atau manggil dia "diary" atau "ry". Gimanaa gituu. Akhirnya kuputuskan dengan cepat bahwa nama diariku adalah "Kioku". Dalam Bahasa Jepang itu artinya "kenangan". Sederhana sih, tapi ya sudahlah.

Ujung-ujungnya, aku jadi lebih sering manggil dia "Kio" daripada "Kioku". Oke juga kupikir. Yah, itulah sejarahnya nama Kio.


Sebenarnya aku orang yang gak rutin nulis diary. Aku cenderung nulis cuma saat aku lagi senang atau lagi sedih. Bisa jadi dalam 2 bulan aku cuma sekali nulis, dan bisa jadi juga dalam seminggu aku nulis sampe 3 kali. Pokoknya suka-suka deh.

Aku mulai punya kebiasaan begitu sebenarnya dari SD, tapi baru rajin waktu kelas 7, bulan Februari tahun 2009. Februari Tahun 2011, untuk pertama kalinya aku menghabiskan buku harianku. Aku lalu memutuskan untuk melanjutkan Kio ke buku yang lebih besar seperti notes, bukan buku kecil imut seperti biasanya. Dan sampai sekarang aku masih belum menghabiskan buku yang tadinya baru itu. Sejak SMA jadi jarang nulis sih...

Yah, jadi, itulah Kio. Sejak februari 2009 itulah Kio mulai menjadi temanku. Dialah salah satu saksi suka-dukaku, terutama suasana hatiku. Pada dia aku selalu tulis perasaanku. Terutama perasaan cinta dan hal-hal lainnya yang nggak pernah kuungkapkan pada yang lain. Apa yang Kio tahu, hanya aku, dia dan Allah yang tahu.

Kio memang hanya berupa buku, tapi aku senang dia ada. Karena itu, sekarang aku akan menambah tempat Kio berada. Kupikir blog ini secara nggak langsung juga catatan harianku, jadi blog ini juga adalah Kio. Walaupun pastinya, hal yang kutulis pada Kio si Buku sifatnya lebih private daripada yang kutulis di Kio si blog. hehee

Oke, mulai hari ini, blog ini juga bernama Kio! Walaupun alamatnya tetep sih.. :D
Thanks for read my Kio... :)

Jumat, 16 Maret 2012

JKT48 Heavy Rotation PV (Short)

*Baru liat behind the scene*

SUKAAAA!!!! DAISUKIIII~!!!

Sugee ne! Padahal baru liat "Making of PV"-nya, tapi aku udah suka.

(Sebenarnya di post-ku yg sebelumnya aku bahas ttg JKT48, tapi masih draft ampe sekarang. Ehhee~)

Yah, setelah mencari tahu tentang mereka, aku jadi suka. Aku lebih punya harapan ke Idol Group ini daripada Boyband-Girlband.
(FYI, Idol Group itu beda sama Girlband. Girlband anggotanya cenderung permanen, dan umumnya dituntut bagus sejak awal. Sedangkan Idol Group biasanya identik dengan perputaran anggota. Mereka mengenal istilah "murid baru" dan "alumni". Bagai sekolah idol gitulah. Seiring berjalannya waktu kita akan lihat bahwa mereka berkembang pesat ketimbang sebelumnya. Misalnya JKT48 ini. Ke-26 member yg sekarang itu baru tahap pertama, nanti mereka bakal buka audisi lagi cepat atau lambat. Ke depannya mungkin juga akan ada member yang keluar alias lulus karena berbagai alasan, misalnya mau serius dalam pelajaran sekolah, sakit, solo karir, terlibat skandal, dll.)

Waktu akhir audisi anggota tahap pertama JKT48, Aki-P memang bilang, "walaupun yang membentuk JKT48 adalah pihak Jepang, tapi JKT48 adalah milik Indonesia, dan akan disesuaikan dengan budaya Indonesia."
Ternyata omongannya beneran lho.

Liat aja PV-nya (Digest)



Behind the Scene PV JKT48 - Heavy Rotation


Gimana? Waktu pertama liat, aku langsung mikir, "ini PV JAKARTA banget!"

Bener deh! Bagus! Walaupun mereka bentukan Jepang, mereka masih memakai ciri khas Indonesia.  Liat aja tuh, 'kan ada ojek, metro mini, macet, tukang gerobak, dan yang paling penting, seragam PUTIH ABU-ABU!!! (dan peraturan sekolah yg dilanggar, misalnya gak pakai sepatu dominan hitam atau putih :D)

Sebenarnya sih, menurutku mungkin lebih bagus kalo nggak semuanya pakai putih abu-abu SMA. Harusnya ada yang pakai putih biru tua SMP, jadi lebih warna-warni gitu. Terus sekolahnya juga masih sekolah swasta sih, kalo nggak salah SPH. Lucu juga baca-baca komen di youtube, "lahh itu sekolah sayaa"

Yah, selebihnya sih bagus. Campurannya pas, agak condong ke Indonesia tapi ada Jepangnya juga. Dan memang ciri khas OOO48, dalam PV ada film pembuka, adegan tari dengan seifuku (seragam jepang), adegan dengan seragam sekolah, termasuk disorot satu-satu. Sutradaranya Jepang juga sih, kalo aku nggak salah.

Selain Heavy Rotation, JKT48 juga pernah membawakan lagu kakak mereka yang lain, yaitu "Aitakatta" (ingin bertemu) dan "Kimi no Koto ga Suki Dakara" (Karena aku suka padamu). Kabarnya sih mereka baru bakal punya lagu sendiri bulan April nanti.

Kira-kira gimana reaksi Mahasiswa jurusan Sastra Indonesia di Jepang ya? Ada sarana baru untuk belajar ^^

Jumat, 06 Januari 2012

Nice, Tabidatsu Kimi e

Pasca tayangnya Bleach episode 342, ada yang nge-share AMV ini di IchiRuki FC Bleach Asylum. Dan waktu kulihat, kesan pertama, lagunya bagus, motong klip-nya bagus, pilihan lagunya juga pas. Baguss banget.

Awalnya nanya-nanya tuh, ini lagu apa ya? Ternyata masih soundtrack Bleach. Ending ke-22-nya. Cuma, kalo di TV version-nya itu, klipnya nggak begitu kuperhatiin. Soalnya cenderung gitu-gitu aja dan ada IchiHime-nya sedikit. Gitulah.

Aku gak sadar ternyata lagunya bagus.

Penasaran? Check this out.




Tabidatsu Kimi he by RSP (Real Street Project)

Arigatou, issho ni waratte kurete
Terima kasih, kau telah tertawa bersamaku.
Arigatou, issho ni naite kurete
Terima kasih, kau telah menangis bersamaku.

Kawatte yuku toki no naka de
Dalam waktu yang terus berubah,
Kimi wa kawaranai deite
kau terus bergerak tanpa berubah.
Sayonara koko kara
Selamat tinggal, mulai sekarang
Hajimaru kara
perpisahan dimulai
Sayonara itsu datte
Selamat tinggal, aku akan selalu
Mikata dakara
menjadi temanmu
Daijobu da yo
Tidak apa-apa,
Hitori ja nai yo
kau tidak sendirian.
Kaete kuru basho wa itsu demo
Tempat untukmu kembali akan selalu
Koko ni aru yo
ada di sini.
Koko ni aru yo
Ada di sini.
Koko ni aru yo
Ada di sini.
Koko ni aru yo
Ada di sini.

Kamis, 05 Januari 2012

[Review] Bleach Eps. 342 "Thank You"

Sebenarnya udah lama tayangnya. Tapi baru kepikiran buat nge-review sekarang. Episode yang tayang tanggal 4 Oktober 2011 ini sepertinya jadi episode favorit para penggemar IchiRuki. Tapi ternyata banyak juga non IchiRuki fan yang ngaku suka sama episode ini. Tentang apakah?

Sebelumnya aku minta maaf, karena aku ini IchiRuki fan, mungkin hal-hal yang kubahas bakal condong ke IchiRuki. Yak, hajimemashou...

Beda dari biasanya, episode ini ternyata cuma bersumber dari 1 chapter di manga-nya. Padahal biasanya 1 episode bisa menceritakan 3-5 chapter. Episode 342, menceritakan tentang chapter 423. Entah sengaja atau kebetulan, nomornya cuma dibalik-balik. Dan hanya perlu satu gambar untuk mengingatkan kita tentang apa chapter itu.



Udah inget? Yah, pokoknya tentang hilangnya kekuatan shinigami Ichigo dan perpisahan antara Ichigo dan Rukia. Chapter ini sendiri judulnya juga diubah oleh Kubo-sensei, yang awalnya "Farewell, Swords" menjadi "Bleach My Soul". Chapter ini ada di volume 48 'God is Dead' (cover : Aizen), tunggu aja tanggal terbitnya di Indonesia ya. Tapi tenang aja. Buat yang belum tahu, walaupun ini meceritakan perpisahan, tapi ini bukan episode terakhir dari serial anime Bleach.

Ada perbedaan mendasar soal hilangnya kekuatan Ichigo di manga dan di anime. Di manga, usai melepaskan Getsuga Tenshou Terakhir, Ichigo pingsan. Saat terbangun ia berada di kamarnya dan di saat itulah kekuatannya lenyap. Semua berlangsung cepat. Sedangkan di anime, untuk menyesuaikan dengan filler arcade, hilangnya kekuatan Ichigo dibagi menjadi 2 tahap. Ia akan kehilangan reiatsu sedikit demi sedikit, dan pada akhirnya reiatsu tersebut akan habis. Episode ini cenderung memiliki banyak hal yang tidak ada di manga-nya, tapi tentu saja semua yang ditayangkan sudah sepengetahuan dan seizin Kubo-sensei.

Sinopsis
Episode dibuka dengan latar langit sore, di mana Ichigo sedang bertarung melawan hollow biasa. Tapi ia kewalahan, hingga akhirnya Rukia-lah yang mengalahkan hollow itu. Rukia mengingatkan Ichigo yang tidak tahu akan lenyapnya kekuatannya agar lebih berhati-hati. Ia hampir saja memberitahu Ichigo bahwa kekuatan laki-laki itu akan lenyap. Kemudian Kurumadani datang mengomeli mereka. Begitu dia pergi, Rukia meminta Ichigo agar tidak memaksakan dirinya lagi. Lalu Ichigo dan Rukia melihat wahana ice skate di kejauhan (sumpah, adegannya shippy banget), lalu mulai bicara tentang kehidupan normal.


Rukia : "Sepertinya menyenangkan, ya, punya kehidupan biasa yang begitu damai."
Scene berganti ke SMU 1 Karakura. Ichigo berkumpul seperti biasa dengan Keigo dan Mizuiro. Kemudian langit kembali berganti jingga. Tampak di depan gerbang sekolah, Rukia yang tampak murung baru saja menyelesaikan teleponnya. Ia berpapasan dengan Ichigo, lalu kembali ke rumah bersama-sama. Sambil berjalan, Ichigo bertanya pada Rukia, "kapan kau pulang? Kau harus ingat kalau kau menumpang gratis di rumahku.". Rukia awalnya tak menjawab. Namun akhirnya ia berkata kalau dia akan kembali jika tugasnya sudah selesai.
Kubo-sensei sendiri memuji lewat twitter-nya kalau Rukia di adegan ini sangat cantik.

Ichigo : "Kau menumpang gratis di rumahku, ingat 'kan?"
Scene berganti di taman pada malam hari. Ichigo mencoba mengalahkan hollow yang menyerang seorang plus. Ia tidak bisa mengalahkan hollow itu dengan satu serangan seperti biasa. Apalagi di tengah pertarungan, tiba-tiba ia merasa kekuatannya redup. Untungnya Uryuu dan Rukia datang. Namun hollow berikutnya muncul lagi di kejauhan. Rukia meminta Ichigo menyerahkan urusan hollow itu padanya dan Uryuu, juga memintanya tetap di sana dengan alasan harus melakukan konsou pada plus tadi. Ia dan Uryuu lalu bergegas pergi. Sambil berlari, Uryuu bertanya pada Rukia.
"Kuchiki-san, reiatsu Kurosaki..."
"Aku tahu. Reiatsu-nya hampir mencapai batasnya."
"Lalu kenapa kau masih membiarkan dia bertarung? Kalau begitu terus, dia bisa..."
"Aku tahu! Aku tahu itu..."

Rukia lalu teringat akan pembicaraannya dengan Ukitake di telepon tadi.
"Aku mengerti situasimu. Kuchiki, kau harus menjaga Ichigo agar tak terlibat pertempuran lagi."

"Tapi bagaimana dengan perasaan Ichigo?"
Scene berganti lagi. Rukia yang murung tengah melamun di pinggiran sungai. Lamunannya terpecah ketika mendengar suara Ichigo.
"Di situ kau rupanya. Kenapa melamun?"
"Bukan apa-apa."
"Benarkah? Kau juga bersikap aneh belakangan ini."
"Aku tidak begitu."
"Kalau begitu kenapa kau tidak melihatku di wajah, seperti biasa? Sudah cukup lama kau begitu."

Angin berhembus. Rukia tak menjawab.
Ichigo : "Ada yang ingin kau katakan padaku 'kan?"
Ichigo bertanya demikian. Rukia lalu mengiyakan. Saat ia baru mau bicara, Ichigo menghentikannya dan berkata ia tak perlu mengatakannya. Ini membuat Rukia kesal, dan mereka mulai bertengkar seperti biasa. Ichigo minta maaf padanya. Ia mengatakan bahwa mereka telah cukup lama saling kenal, jadi ia bisa menebak apa yang Rukia pikirkan. Ia lalu mengajak Rukia pergi ke suatu tempat.

Ichigo : "Kita sudah lama saling kenal sekarang. Aku lumayan bisa menebak apa yang kau pikirkan."
Dan tempat itu ternyata adalah wahana ice skate yang dilihat Ichigo dan Rukia beberapa hari yang lalu. Di sana ternyata sudah ada Orihime, Tatsuki, Uryuu, Chad, Keigo dan Mizuiro. Karena Rukia waktu itu memandangi tempat itu, Ichigo mengira kalau Rukia ingin mencoba ice-skating. Rukia hanya tertawa geli mendengar itu. Ichigo mengajak Rukia mulai ber-ice skate.

Rukia : "Tunggu dulu! Aku belum pernah melakukan ini sebelumnya!"
Awalnya aku ragu setelah Rukia berkata begitu. Tapi ternyata, Studio Pierrot dan Kubo-sensei berkata aku boleh membayangkan hal yang rasanya tidak mungkin.

Kaku memang. Tapi inilah yang terjadi.


Semua IchiRuki fan pastinya meledak-ledak dalam histeria melihat adegan ini. Sudah begitu, ada juga adegan saat mereka melihat kembang api. Rame-rame sih, tapi difokuskan ke Ichigo dan Rukia.
Ichigo : "Kenapa ada kembang api di musim begini?"
Keigo : "Kau tidak tahu? Ada taman ria yang baru dibuka di dekat sini, dan tiap hari pada jam segini, mereka menampilkan petunjukan kembang api."
Ichigo : "Jadi sekarang ada tempat seperti itu?"
Keigo : "Yah, tempatnya tidak besar, tapi itu tempat kencan yang sangat bagus (Kenapa ngomongin itu??). Aku dan Chad ke sana  beberapa waktu lalu."
Chad : "Ya, itu menyenangkan."

Ichigo : "Menyenangkan juga kalau menghabiskan waktu seperti ini sekali-kali."
Rukia : "Ya..."
Main usai, semua pulang ke rumah masing-masing. Sambil berjalan Ichigo bertanya pada Rukia, mengapa dulu saat pertarungan puncak di filler arc, Rukia bisa mengenal sosok Ichigo yang tengah dikontrol hollowfikasi.
"Dibandingkan dengan saat kita pertama bertemu, kau memang semakin kuat. Reiatsu-mu juga meningkat. Tapi... kau sama sekali tidak berubah."
Setelah berkata begitu, terdapat peringatan hollow yang muncul di sebuah pusat pertokoan. Ichigo langsung bergegas pergi dan mengubah dirinya menjadi sosok shinigami. Rukia sempat mencegahnya, tapi ia tak berdaya. Ia pun menyusul Ichigo. Ketika ia sampai di tempat pertarungan berlangsung, Ichigo tengah kerepotan. Ia tak bisa menghindari serangan-serangan yang ditujukan padanya. Rukia membantunya menghindari hollow besar itu. Mereka berlindung sementara di atap sebuah gedung.


"Yang kali ini besar sekali."

"Ya. Maaf, aku menghalangimu."
"Dasar bodoh, jangan bilang begitu! Kau tidak menghalangiku! Kalau kau terluka, aku akan mendukungmu! Kalau kau tidak bisa bergerak, aku akan bertarung menggantikanmu! Kalau kau menderita, akan kutanggung deritamu!"

Rukia : "Kita ini teman 'kan?" (nakama)
Ichigo : "Ya, kau benar...."
Sadar bahwa dirinya tak sanggup bertarung mangalahkan hollow seorang diri, Ichigo meminta Rukia menghentikan gerakan hollow tersebut. Rukia lalu membekukan kaki hollow itu dengan Tsugi no Mai : Hakuren. Kemudian, dengan seluruh kekuatannya yang tersisa, Ichigo memotong hollow itu dengan Getsuga Tenshou-nya. Getsuga Tenshou terakhir yang ia lepas.



Usai melepas jurus itu, Ichigo makin melemah. Saat ditanya oleh Rukia, ia hanya menjawab kalau ia hanya merasa sedikit sakit. Rukia lalu berkata pada Ichigo bahwa sebenarnya ia selalu melebihi batas. Ichigo lalu menjawab, "Seperti yang kau katakan tadi. Apapun yang terjadi, aku akan tetap seperti ini. Jadi jangan sembunyikan hal yang harus kau katakan padaku."
Rukia terkejut. Ichigo ternyata mengetahui apa tugas yang diberikan padanya. Ichigo ternyata sadar kekuatannya akan lenyap. Dia hanya bilang bahwa ia sudah bisa menebak-nebak apa yang dipikirkan oleh orang-orang Soul Society.
Ichigo semakin kesakitan, ia lalu berbaring. Ia lalu berkata pada Rukia, "Aku sudah banyak merepotkanmu 'kan? Maaf aku membuatmu terus mengikutiku sampai akhir."
Mendengar Ichigo bicara demikian, Rukia memarahinya. Sepertinya ia tak merasa begitu. Ichigo lalu bicara lagi, memintanya agar tidak lupa bahwa mereka berteman. Rukia mengiyakan, lalu menyuruh Ichigo beristirahat. Sempat tersenyum, Ichigo menuruti Rukia lalu akhirnya pingsan. Rukia yang melihat itu mangawasinya dalam diam, sambil memikirkan kata-kata ichigo tadi.

"Jadi jangan sembunyikan sesuatu yang harus kau katakan."
"Kita teman. Jangan lupa itu."
"Ichigo, kau benar. Apapun yang terjadi, kita tak akan berubah."
Scene berubah gelap, lalu mulai sesuai dengan cerita di manga. Saat terbangun, Ichigo ada di kamarnya. Di sampingnya sudah ada Rukia, Orihime, Chad dan Uryuu. Saat itulah, Rukia akhirnya mengatakan pada Ichigo bahwa sisa kekuatannya akan lenyap. Ichigo tak kelihatan terkejut karena sebenarnya ia sudah mengetahui itu. Ia lalu minta izin keluar. Di luar rumahnya, ia melihat sekeliling. Dalam hatinya ia menyatakan bahwa ia tak bisa merasakan tekanan roh apapun. Bahkan, reiatsu Rukia pun, secara perlahan memudar. Kekuatannya benar-benar lenyap.


Baik Ichigo dan Rukia sama-sama menyadari bahwa ini perpisahan bagi mereka berdua. Ichigo takkan bisa melihat Rukia lagi mulai sekarang. Saat mereka bertengkar untuk terakhir kalinya, Rukia mulai memudar dari pandangan Ichigo. Ichigo meminta Rukia menitipkan salamnya pada yang lain. Rukia yang menunduk sedih lalu mengiyakan, dan mengangkat wajahnya. Mereka bertatapan untuk terakhir kalinya, lalu mengucapkan perpisahan. Setelah Rukia menghilang dari hadapannya, Ichigo menatap langit dan bergumam, "terima kasih."

"Ini perpisahan, Ichigo."
"Jangan sedih begitu. Walaupun kau tidak bisa melihatku lagi, aku masih bisa melihatmu."


"Sampaikan salamku... pada semuanya."
Adegan ini, banyaaaakkk banget yang suka. Pada nangis, setidaknya berkaca-kacalah. Baik IchiRuki fan maupun yang bukan. Memang, Bleach dimulai dari pertemuan antara Ichigo dan Rukia, saat Rukia memberikan kekuatan shinigaminya pada Ichigo. Sejak itulah banyak hal yang terjadi. Ichigo yang dulu terus mengeluh akan kemampuan khususnya, dalam hati sebenarnya bersyukur. Ia bersyukur Rukia mengubah takdirnya. Ia bersyukur telah mendapatkan kekuatan untuk melindungi banyak orang. Dalam masa itulah, ikatan pertemanan antara Ichigo dan Rukia semakin dan semakin kuat. Tapi semua berakhir di episode ini. Tentu saja, mereka akan terus berteman sampai kapanpun.

Review
Studio Pierrot benar-benar sukses dalam episode ini. Tiap adegan mereka gambar dengan sebaik-baiknya. Para seiyuu juga berusaha dengan baik. Pokoknya sangat sangat bagus deh. Dan jujur aja, dari sekian episode Bleach yang mengandung IchiRuki, cuma ini yang pernah ku-download. Hampir semua IchiRuki fan mengakui kalau inilah episode terbaik yang pernah ada.

Go for BLEACH~!!!

Tambahan Unik dan Menarik (Khususnya bagi IchiRuki fan)
-  Ending dari episode ini adalah ending ke-28, "Haruka Kanata" yang dibawakan oleh UNLIMITS. Ending ini punya versi yang berebeda tiap episode-nya. Dan di episode 342, ending ini khusus tentang Ichigo dan Rukia, yang memuat beberapa klip dari Ichigo dan Rukia pertama bertemu, hingga akhirnya berpisah. Jadi kayak official AMV gitu...
-  Background Music yang mengiringi adegan perpisahan Ichigo dan Rukia sebenarnya adalah soundtrack di Bleach Movie : Memories of Nobody, yang berjudul "Always be With me in Mind"
-  Dalam sebuah wawancara, Kubo-sensei pernah ditanya seperti ini, "Anda ingin para pembaca fokus pada apa?", dan ia menjawab, "hubungan antara Ichigo dan Rukia. Perubahan mereka dalam perasaan mereka sendiri."
Hmm... Kalau kita lihat sampai di sini, kok "wow" ya?
-  Adegan IchiHime yang sebenarnya ada di manga, anehnya malah nggak ada di anime. Padahal biasanya Studio Pierrot cukup adil lho
-  Adegan Ichigo menatap langit di akhir episode banyak dibuat dalam beberapa versi, dan ini di antaranya.

Versi episode 342 (sudut pandang "ulat")
versi chapter 436 (sudut pandang Ichigo)
versi ending 26...
... sudut pandang Rukia.
Yahh... itulah review kali ini. Aku tahu bahasaku aneh, tahu-tahu formal, tahu-tahu santai. Tapi makasih ya udah baca. Buat penggemar IchiRuki, ada post menarik, di forum yang ku-join, Bleach Asylum.

Thanks to AmyCore on Bleach Asylum for the GIFs

CU (^w^)