Catatan perjalanan hidup sejak remaja hingga dewasa, bahkan mungkin sampai lanjut usia :)
Jumat, 24 Juli 2020
Paket, Kurir, dan Belanja Online
Rabu, 15 Januari 2020
Rezeki Saya Ternyata Begini
Minggu, 15 September 2019
Dengarkan Tubuhmu
Tubuhmu berbicara.
Dia sedang menyampaikan sesuatu, tapi kadang kita abai mencernanya.
Tubuh dan hatimu kadang berkata berbeda, tapi tubuh akan memaksamu untuk menuruti keinginannya.
Sementara hati bisa berpikir sepuasnya.
Waktunya makan.
Namun, kamu mengabaikannya dengan berpikir bahwa kamu belum lapar.
"Aku bisa makan nanti."
Kemudian tubuhmu memaksamu mengikutinya.
Perutmu berbunyi, memanas, asam lambungmu naik, segala usaha dia lakukan hanya untuk memberitahumu,
"Kamu mungkin belum lapar, tapi kamu harus tetap makan."
Waktu kau lelah.
Kau merasa masih sanggup menyongsong hari esok. Tak masalah mengurangi jam tidur.
Kau lawan dia dengan kafein dan semangat yang menggebu.
Lalu tubuhmu melawan, ia buat matamu berat dan tubuhmu lemas.
"Kamu harus istirahat."
Apalagi?
Sewaktu kau menahan hajat ke kamar mandi, dia akan menyiksamu. Mungkin juga dia akan menabung siksaan itu dan mendatangimu dengan penyakit pencernaan atau eksresi.
Dia mendendam.
Sewaktu kau sedih, kau merasa sanggup menghadapi segalanya, tapi tubuhmu mengeluarkan air mata. Dia buat kamu sampai lelah dan tertidur.
Dia membolehkanmu lemah.
Ketika kamu lemah, dia jatuh ke lantai, ingin tunduk.
Tunduk pada apa?
Pada Sang Pencipta yang menciptakan dia.
Dia diciptakan bersamamu.
Dia adalah salah satu bagian kecil yang Tuhan berikan padamu.
Perhatikan dia, coba dengar apa yang ingin ia sampaikan.
Kenapa dia didesain seperti itu?
Tuhan menyampaikan pesan untukmu melalui dia.
Kenapa kamu perlu makan tapi juga tidak bisa makan terlalu banyak?
Kenapa hanya ada laki-laki dan perempuan?
Kenapa ada waktunya untuk lelah dan tertidur?
Kenapa ada saatnya tubuh itu menua dan melemah?
Itu pesan Tuhan untukmu.
Baca kitab yang diturunkan-Nya.
Selaraskan hati dan tubuhmu.
Tak ada yang menang di antara mereka.
Toh, semua hanya seorang hamba.
Rabu, 20 September 2017
Lika-Liku Ngomik: Ganti Pen Tablet
Pertama, pen bawaan Genius itu rada berat, ada baterainya AA. Pressure sensitivity-nya juga besar jadi harus agak lebih ditekan ketika menggaris, apalagi saya tipe orang yang menggarisnya tipis-tipis. Ditambah saya yang nggak nurut istirahat setelah kerja berjam-jam, sakitlah tangan. Sakit pegal-pegal aja sih kayak kalo abis Ujian Nasional atau try out, capek megang pensil gitu hehe.
Namun, memasuki Juli 2017, pen saya mulai bermasalah lagi. Sering putus koneksi ketika sedang menggambar. Bikin satu goresan aja tuh susah. Agustus 2017, masih sama, bahkan mulai nggak berfungsi sama sekali. Akhirnya saya googling untuk cari tahu cara memperbaikinya, lalu ketemulah di blog kawan-kawan lain. Ternyata banyak yang punya masalah sama dengan Geniusnya. Baterai pen bocor karena pernah didiamkan untuk waktu lama di dalam pen. Ternyata harusnya baterai itu dilepas kalau sedang tidak dipakai, biar lebih awet.
Atau apakah ini akal-akalan supaya saya beli wireless kit-nya? Entah wkwk.
Selanjutnya adalah tombol shortcut di tablet. Sekali lagi saya kurang bisa memanfaatkan jadi hampir gak pernah dipakai haha.
- pen tablet pada akhirnya hanya alat. Bukan berarti merek lebih bagus terus gambar kita jadi ikutan lebih bagus juga. Semua tergantung siapa yang memakai pen tablet itu.
- pertimbangan membeli nomor 1: budget! Kalau memang uang yang kita miliki nggak cukup untuk beli Wacom, nggak usah paksakan beli Wacom. Beli merek alternatif dulu. Kalau ternyata masih kepikiran ingin Wacom, katakan pada dia, "Suatu hari aku akan memilikimu!" dan belilah dia ketika ada rezeki.
- pertimbangan membeli nomor 2: kamu siapa? Orang yang punya cita-cita jadi profesional, memang sudah profesional, atau hanya hobi menggambar? Kalau kita sudah/ingin profesional, biasanya pen tablet akan sering sekali dipakai. Jadi lebih baik beli yang tahan lama sekalian, yang mereknya sudah menjamin. Nah, kalau kita baru ingin belajar atau menggambar sesekali saja sebagai hobi, lebih baik beli pentab merek alternatif. Sayang kan beli mahal-mahal tapi jadi pajangan aja? Hehe.
- Buat yang senang menggambar di bidang besar, pilih yang active area-nya besar juga. Tangan bisa lebih luas bergerak karena jarak untuk menggores dari ujung ke ujung layar juga lebih besar. Kalau sukanya gambar kecil, atau sangat mager sehingga enggan menggerakkan tangan jauh-jauh, nah silahkan pilih yang active area-nya kecil juga.
- Merek apapun pen tablet yang kita beli, tetap harus kita rawat. Saya orang yang kalau gambar background ngegoresnya kasar banget, jadi lebih baik pasang antigores juga hehe. Pen dan tablet jangan sampai hilang salah satunya, kan sayang banget. Bersihkan sesekali dengan kain kering, rapikan kalau sudah tidak dipakai. Dengan begitu kalian akan langgeng sampai waktu yang ditakdirkan Tuhan haha.
Erica - Mirai Believer Romaji Lyrics (Tribute to ReLIFE Video)
Saya suka banget lagunya sejak pertama dengar, tapi nggak ada yang menyediakan lirik romajinya. Oleh karena itu, saya coba menyediakan lirik romaji dari lirik disediakan di YouTube, barangkali ada yang suka juga sama lagunya.
Mirai Believer
By: erica / nao
戻りたい 戻れない もう一度
帰りたい帰れないもう二度と
時間だけ過ぎて 追いつけないよ
だから 止まらない止めれない心が
愛したい愛されたいと願う
まだ信じたい 信じてみたい
笑った僕が 見たい
Modoritai modorenai mou ichido
Kaeritai kaerenai mou nidoto
Jikan dake sugite oitsukenai yo
Dakara tomaranai tomerenai kokoro ga
Aishitai aisaretai to negau
Mada shinjitai shinjite mitai
Waratta boku ga mitai
何処かに忘れてしまったんだよ
なくした心が呼んでるの
道の無いあてもない暗闇でも 行くと決めたんだ
伝えたい言葉があるんだ
素直に今なら言えるよ
意味の無い偽りは 全て脱ぎ捨てた
Doko ka de wasurete shimattan da yo
Nakushita kokoro ga yonderu no
Michi no nai ate mo nai kurayami demo iku to kimetanda
Tsutaetai kotoba ga arunda
Sunao ni ima nara ieru yo
Imi no nai itsuwari wa subete nugisuteta
戻りたい戻れないもう一度
帰りたい帰れないもう二度と
時間だけ過ぎて追いつけないよ
だから 止まらない止めれない心が
愛したい愛されたいと願う
まだ信じたい 信じてみたい
笑った君が 見たい
Modoritai modorenai mou ichido
Kaeritai kaerenai mou nidoto
Jikan dake sugite oitsukenai yo
Dakara tomaranai tomerenai kokoro ga
Aishitai aisaretai to negau
Mada shinjitai shinjite mitai
Waratta kimi ga mitai
どうして素直に生きれないんだろう
傷つくことなら慣れてるのに
高くて登れない壁ばっかりじゃ 夢も描けないよ
失うものが無いなら
恐れることも必要無い
最初から分かってた 僕は僕だけだ
Doushite sunao ni ikirenain darou
Kidzutsuku koto nara nareteru no ni
Takakute toberenai kabe bakkari jya yume mo kakenai yo
Ushinau mono ga nai nara
Okoreru koto mo hitsuyou nai
Saishou kara wakatteta boku wa boku dake da
変わりたい変われないもう一度
出会いたい出会えないもう二度と
例え消えてしまうと分かっていても
いつか 誰かが誰かに伝えて
思いが思いを繋げばいい
ほら叶えたい 叶えてみたい
未来の先が 見たい
Kawaritai kawarenai mou ichido
Deaitai deaenai mou nidoto
Tatoe kiete shimau to wakatteite mo
Itsuka dareka ga dareka ni tsutaete
Omoi ga omoi wo tsunageba ii
Hora kanaetai kanaetemitai
Mirai no saki ga mitai
眠れない 夜数えて
微かな 期待めくった
遠くで声がしたんだ
ここだよ 置いてかないで
行かなきゃ 幻だって
超えなきゃ 掴めないんだ
過去も今も 無駄なんて無い
もう逃げないよ
Nemurenai yoru kazoete
Kasuka na
Tooku de koe ga shitanda
Koko da yo oitekanai de
Ikanakya maboroshi datte
Koenakya tsukamenainda
Kako mo ima mo muda nante nai
Mou nigenai yo
戻りたい戻れないもう一度
帰りたい帰れないもう二度と
時間だけ過ぎて追いつけないよ
だから 止まらない止めれない心が
愛したい愛されたいと願う
まだ信じたい 信じてみたい
笑った僕が 見たい
Modoritai modorenai mou ichido
Kaeritai kaerenai mou nidoto
Jikan dake sugite oitsukenai yo
Dakara tomaranai tomerenai kokoro ga
Aishitai aisaretai to negau
Mada shinjitai shinjite mitai
Waratta boku ga mitai


