Tampilkan postingan dengan label Manga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 September 2017

Erica - Mirai Believer Romaji Lyrics (Tribute to ReLIFE Video)

 Saya ketemu video ini nggak lama setelah mulai baca ReLIFE, pas anime-nya baru diumumin bakal dibuat. Semampu yang saya tangkap, video ini dibuat oleh penggemar ReLIFE sebagai apresiasi dan selamat karena webcomic tersebut sudah mencapai 100 episode.

Saya suka banget lagunya sejak pertama dengar, tapi nggak ada yang menyediakan lirik romajinya. Oleh karena itu, saya coba menyediakan lirik romaji dari lirik disediakan di YouTube, barangkali ada yang suka juga sama lagunya.

Mirai Believer
By: erica / nao

戻りたい 戻れない もう一度
帰りたい帰れないもう二度と
 時間だけ過ぎて 追いつけないよ
 だから 止まらない止めれない心が
 愛したい愛されたいと願う
 まだ信じたい 信じてみたい
 笑った僕が 見たい
  Modoritai modorenai mou ichido
  Kaeritai kaerenai mou nidoto
  Jikan dake sugite oitsukenai yo
  Dakara tomaranai tomerenai kokoro ga
  Aishitai aisaretai to negau
  Mada shinjitai shinjite mitai
  Waratta boku ga mitai

何処かに忘れてしまったんだよ
なくした心が呼んでるの
道の無いあてもない暗闇でも 行くと決めたんだ
伝えたい言葉があるんだ
素直に今なら言えるよ
 意味の無い偽りは 全て脱ぎ捨てた
  Doko ka de wasurete shimattan da yo
  Nakushita kokoro ga yonderu no
  Michi no nai ate mo nai kurayami demo iku to kimetanda
  Tsutaetai kotoba ga arunda
  Sunao ni ima nara ieru yo
  Imi no nai itsuwari wa subete nugisuteta

戻りたい戻れないもう一度
帰りたい帰れないもう二度と
 時間だけ過ぎて追いつけないよ
だから 止まらない止めれない心が
愛したい愛されたいと願う
まだ信じたい 信じてみたい
笑った君が 見たい
  Modoritai modorenai mou ichido
  Kaeritai kaerenai mou nidoto
  Jikan dake sugite oitsukenai yo
  Dakara tomaranai tomerenai kokoro ga
  Aishitai aisaretai to negau
  Mada shinjitai shinjite mitai
  Waratta kimi ga mitai

どうして素直に生きれないんだろう
傷つくことなら慣れてるのに
高くて登れない壁ばっかりじゃ 夢も描けないよ
 失うものが無いなら
 恐れることも必要無い
最初から分かってた 僕は僕だけだ
  Doushite sunao ni ikirenain darou
  Kidzutsuku koto nara nareteru no ni
  Takakute toberenai kabe bakkari jya yume mo kakenai yo
  Ushinau mono ga nai nara
  Okoreru koto mo hitsuyou nai
  Saishou kara wakatteta boku wa boku dake da

 変わりたい変われないもう一度
出会いたい出会えないもう二度と
例え消えてしまうと分かっていても
いつか 誰かが誰かに伝えて
 思いが思いを繋げばいい
 ほら叶えたい 叶えてみたい
未来の先が 見たい
  Kawaritai kawarenai mou ichido
  Deaitai deaenai mou nidoto
  Tatoe kiete shimau to wakatteite mo
  Itsuka dareka ga dareka ni tsutaete
  Omoi ga omoi wo tsunageba ii
  Hora kanaetai kanaetemitai
  Mirai no saki ga mitai

眠れない 夜数えて
微かな 期待めくった
遠くで声がしたんだ
ここだよ 置いてかないで
行かなきゃ 幻だって
 超えなきゃ 掴めないんだ
過去も今も 無駄なんて無い
もう逃げないよ
  Nemurenai yoru kazoete
  Kasuka na
  Tooku de koe ga shitanda
  Koko da yo oitekanai de
  Ikanakya maboroshi datte
  Koenakya tsukamenainda
  Kako mo ima mo muda nante nai
  Mou nigenai yo

戻りたい戻れないもう一度
帰りたい帰れないもう二度と
 時間だけ過ぎて追いつけないよ
だから 止まらない止めれない心が
愛したい愛されたいと願う
 まだ信じたい 信じてみたい
 笑った僕が 見たい
  Modoritai modorenai mou ichido
  Kaeritai kaerenai mou nidoto
  Jikan dake sugite oitsukenai yo
  Dakara tomaranai tomerenai kokoro ga
  Aishitai aisaretai to negau
  Mada shinjitai shinjite mitai
  Waratta boku ga mitai



Selasa, 14 Oktober 2014

Lagi Doyan Genre "Royal Shoujo Manga"...

Kapan postingan terakhirku tentang jejepangan ya? Yah... Pokoknya kali ini saya mau memberi Anda semua, terutama penyuka Shoujo Manga, tentang beberapa judul Manga yang sedang kusukai belakangan ini. Entah kenapa, belakangan ini aku jadi baca komik remaja putri yang latarnya kerajaan gitu, padahal nggak sengaja. Langsung aja ya, ini judul-judulnya. Cuma empat kok~

(Ini diurutkan berdasarkan minatku ke komik itu sekarang/Agustus 2014, dari yang disuka sampai yang paling disuka)

1. Soredemo Sekai wa Utsukushii
(Walaupun Begitu, Dunia ini Indah)
Judul alternatif : SoreSeka, The World is Still Beautiful; Even So, The World is Beautiful
Komikus : Shiina Dai (majalah Hana to Yume)

SoreSeka bercerita tentang seorang Putri Bungsu Kerajaan Hujan, Nike (baca: ni-ke) Remercier, yang dinikahkan dengan Raja Kerajaan Matahari, sang penguasa dunia, sebagai syarat untuk mempertahankan otonomi wilayah kerajaannya. Sang Raja Matahari memerintahkan demikian karena tertarik dengan kekuatan keluarga Kerajaan Hujan, yaitu memanggil hujan. Namun, sang penguasa dunia yang dikabarkan menakutkan itu, Livius Orvinus Ifrikiya, ternyata hanya seorang anak laki-laki berusia 12 tahun! Bagaimana kelanjutan pertunangan Nike dan Livi?

Di Jepang, manga ini sudah dirilis sampai lebih dari 40 chapter. Walaupun di awal gambarnya kurang bagus, skill sang komikus terus berkembang. Chemistry antara dua tokoh utama bagus banget, duet politiknya juga keren. Ceritanya juga sebenarnya menarik, walaupun sang komikus sepertinya sempat blunder mengenai usia Livi (awalnya bilang 15, terus jadi 12).
Kepopuleran manga ini membuat Studio Pierrot membuat versi animenya. Tayang bulan April sampai Juni 2014, terdiri atas 12 episode. Nike diperankan oleh Maeda Rena, sedangkan Livi diperankan oleh Shimazaki Nobunaga.
Sampai sekarang versi komiknya masih lanjut di Jepang, belum ada tanda-tanda tamat.


Opini pribadi : komik ini mengingatkan saya bahwa di balik sosok yang hebat, ada masa lalu yang tidak mengenakkan. Juga mengingatkan saya bahwa "tak kenal maka tak sayang" (iyeyy). Livi yang lahir di negeri makmur ternyata bisa tak sebahagia Nike yang lahir di negara miskin. Masa lalu Livi yang membuatnya "lebih cepat dewasa" juga... wow aja gitu. Bagi yang suka sama kisah cinta di mana laki-lakinya lebih muda, mungkin kalian bakal suka sama SoreSeka ini.


2. Sugar Apple Fairy Tale
Penulis : Mikawa Miri
Komikus :
SAFT, sebenarnya adalah sebuah serial light novel yang kemudian volume pertamanya diadaptasi menjadi Manga. Bercerita tentang Ann Halford yang bercita-cita menjadi Silver Sugar Master seperti ibunya. Ceritanya dia semacam seniman permen gitu deh, yang bikin patung gula gitu. Di negeri tempat Ann tinggal, manusianya hidup dengan memperbudak para peri, yang tidak jarang disertai kekerasan. Ibu Ann adalah salah satu orang yang melawan kenyataan itu. Selama menjadi pembuat permen, ibu Ann tidak pernah mempekerjakan seorang peri pun. Namun, saat ini beliau telah meninggal dan Ann harus berjuang sendirian. Untuk melindungi diri dan membantu dirinya mewujudkan cita-citanya, Ann terpaksa "membeli seorang peri prajurit" bernama Shall Fen Shall. Ann berjanji akan membebaskan Shall setelah tujuannya tercapai, namun Shall menanggapinya dingin. Di tengah perjalanan mereka menuju Lewiston, tempat Sugar Sculpture Festival diadakan, Ann mendapat teman seperjalanan baru, yaitu seorang peri kecil Mythrill Reed Pod yang dulu pernah ditolongnya, serta Jonas, putra keluarga pembuat permen terkenal yang sebenarnya pernah melamar Ann. Perjuangan Ann untuk mendapatkan gelar Silver Sugar Master pun dimulai.

Waktu pertama baca SAFT, baik komik ataupun novelnya, memang agak susah dimengerti karena banyak istilah, baik tentang pembuat permen ataupun para peri. Tapi lama-lama, kita bakal enjoy sama ceritanya. Kita bakal mikir, "ih seru juga lanjutannya apa nih" atau "imut deh ceritanya" gitu.

Light SPOILER >>> Romance juga bagian dari SAFT. Perlahan tapi pasti, Ann yang seorang manusia jatuh cinta pada Shall yang seorang peri. Tentunya itu percintaan yang sulit. <<<



3. Akatsuki no Yona
(Yona Sang Fajar)
Judul alternatif : Yona of the Dawn, YONA~The Girl Standing in the Blush of Dawn~
Komikus : Kusanagi Mizuho (majalah Hana to Yume)

Yona adalah putri tunggal Kerajaan Kouka yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Il (iL).  Di Istana Hiryuu, Yona yang kehilangan ibunya sewaktu kecil tumbuh besar menjadi gadis yang egois dan manja. Ayahnya tak pernah mengajarkannya tentang politik dan selalu melarangnya memegang senjata apapun. Yona yang baru berulang tahun ke-16 ini tengah menyukai Soo-Won, sepupunya. Yona juga akrab dengan Hak, pengawal pribadinya yang ditunjuk langsung oleh Kaisar Il. Sejak kecil, Yona, Soo-Won, dan Hak akrab dan sering menghabiskan waktu bersama.
Namun di malam hari setelah perayaan ulang tahun Yona, Yona menyaksikan sendiri saat Soo-Won membunuh ayahnya. Hampir seluruh bagian istana tergabung dalam kudeta ini. Berkat bantuan Hak yang menyatakan akan tetap setia pada Kaisar Il, Yona berhasil kabur dari istana. Ia dan Hak memulai perjuangan untuk bertahan hidup dalam buruan pasukan yang diperintah Kaisar baru, Soo-Won. Bersamaan dengan itu, Yona mulai mempelajari bagaimana keadaan kerajaannya yang sesungguhnya, bagaimana sulitnya berjuang untuk hidup, dan bagaimana sisa hidupnya harus dihabiskan.

SPOILER >>>> Atas saran dari pertapa Ik-Soo, Yona, Hak, dan Yoon, kawan laki-laki baru mereka yang pandai banyak hal, memulai perjalanan untuk mengumpulkan para Prajurit Naga. Mereka adalah Kija sang Naga Putih, Shin-Ah sang Naga Biru, Jae-Ha sang Naga Hijau, dan Zeno sang Naga Kuning.
Bersama, mereka berjuang membantu orang-orang yang kesulitan di kerajaan itu. <<<<

Sebenarnya dari dulu aku udah akrab dengan komikus ini, Kusanagi Mizuho. Karya pertamanya yang kubaca berjudul NG Life, dan aku langsung mikir kalau gambarnya cantik banget. Garisnya tipis dan rapi, penggunaan screentone-nya keren, cakep deh. Judul YONA juga udah sering muncul di toko buku dari jaman SMP dulu kala, tapi baru mulai baca pas lulus SMA sekarang. Dan aku nggak nyesel baca. Keren. Aku sebenarnya kurang suka sama genre Reverse Harem ataupun Harem biasa, tapi begitu baca Yona, terus satu demi satu karakternya muncul, dan tanpa sadar aku sudah baca manga dengan genre yang gak kusuka! Haremnya emang gak vulgar, karena antar karakter saling akrab satu sama lain juga. Romance di sini juga gak melibatkan para Prajurit Naga walaupun mereka sangat setia pada Yona. Hanya sekedar cinta segitiga antara Yona, Hak, dan Soo-Won. 

Ngomong-ngomong, buat para penggemar Manga Yona ataupun yang berminat tapi males baca komiknya, ada kabar gembira! Studio Pierrot kabarnya telah memulai pembuatan anime Akatsuki no Yona sejak tahun lalu, dan anime tersebut akan tayang musim gugur tahun ini, bulan Oktober 2014! Sayangnya aku pribadi masih kuliah bulan itu, jadi baru bisa nonton bulan Desember nanti (semangat marathon wkwk). Para pengisi suaranya sama seperti dalam versi Drama CD yang telah dibuat berkali-kali sebelumnya, yaitu Saitou Chiwa (Yona), Maeno Tomoaki (Hak), Kobayashi Yusuke (Soo-Won), Minagawa Junko (Yoon), Masakazu Morita (Kija), Okamoto Nobuhiko (Shin-Ah), Suwabe Junichi (Jae-Ha), dan Shimono Hiro (Zeno). Trailer pertamanya juga sudah bisa disaksikan di YouTube ^^



4. Akagami no Shirayukihime
(Putri Salju Putih Berambut Merah)
Komikus : Akidzuki Sorata (majalah Lala DX, lalu pindah ke Lala)

Shirayuki adalah seorang ahli obat, juga gadis muda yang memiliki warna rambut langka, yaitu
merah apel. Karena rambutnya itulah, Pangeran Sulung di negerinya, Tanburn, yang bernama Pangeran Raji, ingin menjadikannya selir (meskipun belum punya permaisuri). Karena merasa sang pangeran hanya menyukai rambutnya, Shirayuki memotong rambutnya dan meninggalkan rambut itu di rumahnya, sementara ia sendiri kabur ke negara lain. Ketika berada di hutan di wilayah Kerajaan Clarines, Shirayuki bertemu dengan seorang pemuda bernama Zen dan dua kawannya, Mitsuhide dan Kiki. Setelah Shirayuki mengobati luka yang didapat Zen, Zen pun membantu Shirayuki kabur dengan mengizinkannya berlindung dalam pondok di hutan itu. Mereka pun mulai berteman. Namun ternyata Shirayuki tidak aman. Ajudan Pangeran Raji terus memburunya. Bagaimana selanjutnya Shirayuki akan bertindak? Siapa pula sebenarnya Zen yang terus membantu Shirayuki?

Saya sebenarnya gak mau ngasih spoiler di sini. Karena waktu baca chapter pertama, saya bener-bener gak tahu apa-apa soal ceritanya. Sekedar go with the flow aja. Terus pas ketahuan Zen itu sebenarnya siapa, manga yang awalnya biasa aja TIBA-TIBA JADI TERASA SERU BANGET. Karena itu saya saran tolong baca chapter pertamanya sekarang, di sini bisa.

Udah dibaca belom? Plis baca dulu. Kesannya sekali abis kayak one-shot manga kok. Baca di sini.



Udah baca? Kalo belom ayo liat di sini...



Mulai ada SPOILER nih ke bawah. Yakin gak baca? Tanggung risikonya sendiri yah.





Kalau menurutku identitas Zen bener-bener gak disangka-sangka. Awalnya kukira Zen itu sekedar pemburu, laki-laki biasalah... Ternyata dia pangeran bungsu di Kerajaan Clarines. Sebenarnya gambar sang komikus sederhana untuk ukuran shoujo manga, tapi gambarnya informatif. Setting kerajaannya tergambar dengan baik. Shirayukinya imut, Kiki cantik, Mitsuhide sama Obinya keren, terus Zen... Ah gak tahu deh lagi suka banget sama Zen hehe. Baru kali ini ketemu karakter yang gentleman gitu. Biasanya kan sering tuh ada tokoh cowok yang keren, tapi dinginlah, genitlah, dikit-dikit ngapain ceweknyalah... Bosen aja.


*Edit (14/10/2014) : Well that's all. Tulisanku ini emang udah gak relevan lagi, tapi gak tau kenapa aku males ngubahnya. Mata ne! ^^

Minggu, 21 Juli 2013

Alhamdulillah, Prestasi Baru!

Assalamu'alaikum...

Alhamdulillah nih Alhamdulillah, bulan lalu aku ikut lomba Drawing Manga di acara Ninety Cup XIV SMAN 90 Jakarta. Pengalaman pertama nih ikut lomba Manga... Deg-degan gitu :v

Awalnya tahu soal keberadaan lomba ini dari temen ekskul di Alistra, yaitu Adis, yang juga menjabat sebagai wakil ketua. Dia bilang mau nambahin sertifikat buat masuk kuliah nanti, jadi dia ngajak ikut. Kemungkinan untuk menangnya besar karena dia bilang yang ikut sedikit, dan menang gak menang tetep dapet sertifikat.

Hari H lomba, saya datang kecepetan :v
Tapi jadi ada temen baru sih. Akhirnya aku nunggu waktu lomba mulai bareng dia. Akhwat juga, namanya Wulan dari SMAN 63. Sempet ngobrol-ngobrol soal anime, manga, dan sedikit juga tentang Rohis... (random ajah haha).

Oiya, jadi teknis lombanya itu disuruh bikin manga bebas bertema "Kegiatan di Musim Panas" dalam maksimal 4 halaman kertas A4. Lombanya hari Jumat. Dari hari Senin sebelum itu, aku udah mikir kalo aku mesti bikin name-nya dulu (name : istilah untuk sketsa kasar/storyboard). Biasanya kalo lomba "on the spot" gini, aku selalu kalah gara-gara waktu. Bisa jadi karena kurang persiapan atau kurang latihan.
Ternyata walaupun udah niat bikin name dari hari Senin, saya tak kunjung membuatnya karena idenya belum ada. Ceritanya apa ya... Ceritanya apa ya... Tiap hari mikir kayak gitu. Aku ngerasa harus bikin cerita yang bagus banget, jaga-jaga kalo ternyata nanti jomplang sama gambarnya. Tiba-tiba aku (jiaahh) teringat lomba Menulis Surat yang pernah aku menangkan waktu kelas 3 SD, walaupun itu juga Harapan I sih. Aku menang cuma karena menurut juri suratku menyentuh. Waktu itu aku nulis surat untuk guruku yang udah pindah.

Dari situ kuputuskan : aku harus bikin cerita yang mengaduk-aduk perasaan. Lagipula, kalau mendengar "musim panas", apa yang kebayang hayo? Sebagian besar pasti kegiatan yang menyenangkan : pantai, festival, kembang api, jangkrik, liburan, dan sebagainya.

Gimana kalau saat kegiatan menyenangkan itu berlangsung, ada orang lain yang justru bersedih?
Kayak lirik lagunya Aqua Timez, "mungkin saja saat aku sedang tertawa, aku tidak tahu kalau (di tempat lain) kau sedang menangis."

Akhirnya kubikin cerita tentang seorang siswi SMA bernama Hirakawa Natsumi. Namanya udah kubikin sesuai cerita juga lho (._.) "Hira" dari kanji "damai", "kawa" dari kanji "sungai", "Natsu" dari kanji "musim panas" dan "Mi" dari kanji "indah". Jadi kalau ditulis dalam aksara kanji Jepang bakal kayak gini :


  
Nah, si Natsumi ini sebenarnya anak yang periang. Seperti namanya, ia lahir di musim panas dan tumbuh besar dengan menyukai musim panas. Tapi suatu kali saat SMP, di tengah perayaan Festival Kembang Api, Natsumi kehilangan ibunya, orang yang paling dia cintai meninggalkan dia untuk selamanya. Sejak itu dia jadi benci pada musim panas terutama kembang api, karena ia menganggap musim panas itu mengambil ibunya dan kembang api itu bersorak gembira atas kematian ibunya.
Tapi kemudian ayahnya menasehati, "kau memang kehilangan ibumu di musim panas, tapi bukannya di musim panas juga ada banyak kenangan bersama ibu?"
Dan saat itulah ia sadar bahwa kebenciannya menutupi banyak kenangan indah yang ia punya bersama ibunya. Saat ibunya memakaikan yukata sambil bersenda gurau, lalu menonton kembang api bersamanya...
Setelah itu Natsumi mulai kembali ceria. Sadar bahwa tidak semua orang bahagia di musim panas, ia mulai sering mampir ke panti asuhan untuk bertemu anak-anak yang senasib dengannya, yang juga kehilangan satu atau bahkan kedua orang tua. Ia sadar ia lebih beruntung dibanding mereka yang usianya lebih muda darinya tapi sudah ditinggal orang tua. Cerita ditutup dengan ia bermain kembang api kecil bersama anak-anak itu.

Yang barusan kuceritain itu cuma 3 halaman (sengaja pendek biar irit waktu) loh. Paling satu halaman ada 9-12 panel... (._.)

Yosh, cerita beres. Tapi gimana dengan name-nya? Name itu akhirnya nggak selesai. Dari 3 lembar yang kurencanakan, name untuk lembar terakhir baru selesai setengah. Akhirnya aku tempur dengan keadaan seperti itu. Halaman terakhir kukerjakan nyaris tanpa mengikuti name.

Pesertanya ada sekitar 10 orang, dan yang diambil menjadi juara hanya 3 (dan akhirnya diubah lagi menjadi hanya 2). Di luar dugaan, aku selesai duluan. Mungkin karena aku nggak sampai proses inking (penebalan dan pemberian warna hitam-putih). Dan jujur itu yang paling bikin aku nggak pede. Yah, gimana sih rasanya cuma ngumpulin komik yang bentuknya masih sketsa, sedangkan yang lain pada nebelin pake drawing pen...
Karena udah selesai sendiri, aku sempet mikir apa aku tebelin aja, ya? Tapi akhirnya nggak jadi karena kalo dipikir baik-baik kembang api yang aku gambar memakai efek yang cuma bisa dibuat oleh pensil. Dan saat itu sudah larut sekali dan aku merasa harus cepat pulang atau aku dimarahi.

Usaha udah. Sekarang tinggal berdoa. Jangan lupa juga jaga hati orang.

Ternyata hasilnya manis. Aku sempet mikir, kalo ternyata aku menang dan Adis nggak menang, aku jadi nggak enak hati sama Adis. Karena Adis-lah yang ngajak aku ikut lomba ini. Cuma itu yang aku takut.
Aku sama Adis sama-sama nggak dateng waktu pengumuman juara.

Dan ternyata kedua juara itu adalah kami berdua.
Seneng banget, bersyukur... bisa menang sama-sama Adis... :')

Aku juara I, Adis juara II. Kami WhatsApp-an panjang cuma buat nyelamatin satu sama lain hahahaa...

Aku juga bersyukur banget karena akhirnya aku menang lomba gambar lagi. Lomba gambar manual terakhir yang aku ikuti itu waktu kelas X, lomba gambar komik Bahasa Prancis. Itu pun nggak menang karena nggak berhasil kuselesaikan. Lomba gambar manual terakhir yang kumenangkan itu waktu kelas 2 SD, Lomba Menggambar dan Mewarnai internal SD-ku tahun 2004. Juara I. Udah 9 tahun yang lalu. Lama 'kan? :)

Minggu lalu aku sama Adis ngambil hadiah dan pialanya bareng-bareng. Seneng deh. Piala pertama yang kubawa pulang dalam 10 tahun terakhir (biasanya diambil sekolah :v). Sertifikat ke-13 di masa SMA ini juga udah aman di map. Semoga ini bisa jadi batu loncatan untuk prestasi selanjutnya. Otsukaresama deshita! (^u^) Wassalam

Special Thanks :
- Adis yang ngajak ikut lomba dan banyak membantu mengurus banyak hal
- My Family :)
- Panitia Ninety Cup XIV, terutama JFC. Semoga tahun depan makin baik yaa... (^u^)
- Semuanya yang gak bisa lagi disebutin satu-satu! Terima kasih banyak!
Arigatou gozaimashita!






Sabtu, 22 September 2012

Review : The Best Skilled Surgeon

Aku lagi naksir sama manga yang satu ini. Berikut info dasarnya :

Judul Indonesia  : The Best Skilled Surgeon
Judul Asli           : Saijou no Meii
Komikus            : TAKASHI Hashiguchi (Yakitate!! Japan)
Status                : 11 Volume - Tamat
Sekuel               :
  • Saijou no Meii - The King of Neet (Manga)
  • Saijou no Meii (live-action drama)

Karena pernah diselamatkan dengan operasi tingkat tinggi (operasi transposisi sempurna aorta, yakni operasi untuk memperbaiki pembuluh jantung yang terbalik) saat masih bayi, Saijou Mikoto jadi sangat tertarik dengan medis. Karena penyakit yang dideritanya itu, ia sering mendatangi rumah sakit. Sambil diperiksa kesehatannya, ia senang bermain-main dan belajar medis dari para dokter di sana. Tak terkecuali dokter yang mengoperasinya saat bayi, seorang dokter bedah anak bernama Shindou Mamoru.

Dokter Shindou-lah orang yang selalu mengajari Mikoto tentang medis, terutama bedah anak yang jadi bidangnya. Di luar dugaan, menjadi seorang dokter bedah anak sama sekali tidak mudah. Daripada orang dewasa, mereka tentunya lebih sulit diperiksa dan ukuran organ-organ mereka lebih kecil dari orang dewasa.

Berkat usaha keras dan semangatnya, Mikoto menyelesaikan kuliah di Amerika dan pulang ke Jepang dengan membawa gelar penghargaan MSA (Most Skilled Ameteur). Sampai di Jepang, dengan dibantu Dokter Shindou dan Dokter Mera, seorang dokter spesialis mata, Mikoto mulai bekerja di Rumah Sakit Pusat Heisei. RS yang dulu pernah mengalami kecelakaan operasi dan menutup bagian Bedah Anak milik mereka.

Mikoto bertekad untuk mendirikan kembali bagian bedah anak tersebut. Selama bekerja di sana, pasien demi pasien dia tangani dengan cara mengagumkan. Akhirnya banyak orang yang mendukung dia. Dokter magang yang ada di sana juga mulai tertarik dengan bedah anak setelah melihat keahliannya dalam dunia bedah. Setelah dibantu oleh Sena Maria, seorang dokter magang, dan Kiryuu Ayame, dokter spesialis bedah jantung, Mikoto berhasil mendirikan kembali Unit Bedah Anak. Namun ada yang tidak suka dengan keberhasilannya. Para petinggi RS yang merupakan lulusan dari universitas saingan Universitas Saihama tempat bekerja Dokter Shindou, yaitu Universitas Teio, terus mengirimi Mikoto pasien-pasien yang sulit ditangani agar Mikoto kewalahan. Di tengah keadaan itu, penyakit yang Mikoto derita waktu kecil sepertinya kembali kambuh. Bagaimana selanjutnya? Apa Mikoto bisa bertahan?


Kurang lebih mungkin itu sinopsisnya. Menurutku, setelah baca komik ini wawasanku bertambah. Jelaslah bertambah! Komik ini gak cuma mengenalkan aku bagaimana kegiatan operasi, tapi juga memberitahu aku bahwa operasi gak sesimpel yang kita kira. Ada berbagai cara untuk mengoperasi, tapi dokter bedahlah yang menentukan apa cara terbaik untuk pasiennya.

Beberapa teman yang kupinjami komik ini juga bilang kalau mereka suka. Setelah membaca ini, mereka jadi lebih semangat lagi untuk meraih cita-cita mereka, yaitu dokter. Dokter yang baik dan hebat, bidang apapun itu.

Dari segi artwork, karya Takashi-sensei ini juga nggak jelek dan masih terkesan normal, jadi enak bacanya.

Kepo nggak? baca makanyaaa~