Tampilkan postingan dengan label daisuki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daisuki. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Oktober 2013

[Re-post] Catatan Akhir BEST 2009/2010

Assalamu'alaikum, kali ini mau nge-repost suatu catatan yang dibuat pembina BEST periode 2009/2010 di facebook dulu, tiga tahun yang lalu. Menurut saya bagus dan banyak banget kenangan di dalamnya, jadi saya putuskan untuk repost. Monggo...

NB : telah diedit sedikit di bagian ejaan


 Setitik Air Mata di Akhir Agenda BEST 2009/2010

Hari Senin, tanggal 16 Agustus atau bertepatan dengan tanggal 6 Ramadhan 1431 H adalah hari yang akan menjadi sejarah bagi kami, karena pada hari itu adalah hari di mana menjadi kegiatan pamungkas BEST 2009/2010. Kegiatan yang menjadi penutup kegiatan-kegiatan yang telah kami laksanakan sejak tahun 2009 dari mulai kegiatan Iedul Adha dan sampai hari itu tiba. Entah kenapa ada rasa sedih yang mendera dalam hati kami, khususnya kelas sembilan. Sejarah manis yang telah kami torehkan selama kurang lebih setahun di best akan segera berakhir, episode-eposide itu kini telah mencapai puncaknya. Kami tak akan pernah melupakan segala yang telah kami catat dan ukir dalam tiap memori ingatan kami tentang apa yang telah terjadi dan kami lakukan selama setahun di BEST.

Banyak hal yang terjadi, banyak cerita tercatat, banyak kenangan tak terlupakan yang membuat kami tersenyum bahkan menangis. Semua itu adalah bagian dari garis takdir yang telah Allah berikan untuk kami dan sungguh kami sangat menikmatinya. Kami pasti akan selalu ingat bagaimana kami bekerja, bagaimana kami membuat sebuah agenda, bagaimana kami rapat, bagaimana kami mengeluh, bagaimana kami semangat, bagaimana kami kecewa, bagaimana. dan .bagaimana.... dan banyak hal lain yang kami perbuat yang tujuannya adalah agar bagaimana mereka (kepala sekolah, guru-guru, orang tua, teman-teman) bangga dengan kami dan yang terpenting adalah bagaimana keberadaan kami bermanfaat bagi mereka. Tentunya itu semua adalah sarana bagi kami beramal untuk Allah, karena kami sadari bahwa kerja-kerja kami itu adalah bagian dari ibadah untuk Alloh Swt.

Cerita itu pasti akan berakhir dan kami harus membuat cerita-cerita kehidupan kami berikutnya dengan episode-episode yang lebih baik dan membuahkan kebaikan. Setahun atau dua tahun  di BEST buat kami cukup untuk menjadi  bekal kami berorganisasi. Kami jadi bisa memahami karakter tim kami, kami bisa memahami betapa sulitnya mengatur orang lain atau membuat agenda yang memakan biaya yang tidak sedikit. Kesabaran dan pengorbanan kami diuji di sini, berbahagialah bagi kami yang telah menunaikan amanah ini dengan ikhlas, semangat dan all out karena kami yakin ketika kita melakukan banyak maka akan dapat banyak, ketika bekerja baik maka akan mendapatkan hasil yang baik juga. Allah tidak akan mungkin keliru dan salah menilai atas apa yang telah kami lakukan. Kami sama sekali tidak kecewa ataupun menyesal atas apa yang telah kami lakukan. Walaupun kadang-kadang itu berdampak pada pelajaran dan kekhawatiran orang tua.

Huufff... kadang-kadang kami tertawa, geli dan kadang-kadang bangga melihat pongah kami sendiri. Koq bisa ya anak SMP kayak kami rapat sampai sore bahkan mengambil jatah waktu liburan kami untuk membahas agenda yang belum kami urus sebelumnya. Padahal teman-teman yang lain mungkin tengah asyik dengan komputer dan gamesnya di rumah atau di warnet. Terkadang orang tua kami pun marah kepada kami karena sering pulang maghrib, bahkan ada yang sampai sakit karena tekanan yang begitu dahsyat memikirkan agenda yang masih sangat mentah. Atau ada cerita remaja yang kadang terselip yang menjadi bumbu-bumbu obrolan seperti saling "menjodohkan" antara ikhwan dan akhwat, antara satu departemen atau departemen lainnya. Atau antara BPH dengan BPH inti. Kami tahu itu memang adalah gurauan sampah yang tak berarti, tapi kadang-kadang itu kami jadikan untuk mencairkan suasana dan membuat suasana tidak BT. Karena kami yakin seyakin-yakinnya itu adalah perbuatan yang konyol dan norak bagi kami. Walaupun kami sadari di usia kami yang sedang menggebu-gebu dan ABG ini sesuatu bisa saja terjadi. Memang itu tantangan bagi kami untuk menjaga hati dan iman kami, karena sekolah kami di pisah antara ikhwan dan akhwat, sehingga rapat-rapat BEST kadang-kadang kaku dan monoton, tapi lambat-laun itu semua menjadi pelajaran bagi kami untuk merubahnya. 

Hiks..hiks..hiks.. tapi rapat-rapat itu tak mungkin kami alami kembali setelah masa amanah kami selesai, kami tak akan lupa bagaimana "aneh"-nya ketua kami ketika memimpin rapat aneh karena kadang-kadang ia serius tapi kadang-kadang seperti anak kecil yang lucu, bahkan kadang-kadang marah dan menurut sebagian akhwat "serem" bila kesel karena  berisik dan tidak bisa diatur. Tapi bagaimanapun ia adalah sosok yang luar biasa, tak salah BM memilihnya menjadi ketua. Pengorbanannya sungguh tidak bisa diragukan lagi. Dengan motor THUNDER dan  BEAT-nya ia jelajahi setiap tapak-tapak aspal jalanan untuk menjemput rezeki dana proposal, walaupun itu adalah tindakan yang kurang terpuji karena belum punya SIM...he..he..he. Tapi itu aturan manusia tidak dosa, rasul saja memerntahkan kita untuk belajar berkuda dan memanah sejak kecil, motor mungkin saat ini sama saja dengan kuda yang bisa mempermudah urusan...betul tidak? (ngeles.com)

Selain cerita tentang ketua kami adalagi cerita rapat tentang wakil ketua kami. Sosok yang satu ini juga kadang-kadang "aneh". Kalau diminta menggantikan rapat pasti pembahasannya lama, maklum beliau mempunyai bahasa verbal yang tinggi sehingga kadang-kadang susah di tangkap maksud dan arah tujuan pembicaraannya. Mungkin beliaulah sosok yang mendobrak kekakuan saat rapat, kemampuan berkomunikasi dengan akhwat menjadikannya sosok yang paling dekat dengan akhwat di sekolah. Sehingga lambat-laun pengurus yang lainpun mengikui jejaknya  untuk tidak kaku dalam berkomunikasi dalam hal-hal yang berkaitan dengan BEST. Awas pak Waketu jangan mepet-mepet entar keserempet! He...he..he..

Cerita selanjutnya adalah tentang sekum kami..hmm..hmmm. Sekretraris Umum. Tugasnya apa sich? Sekum kami ini juga agak "aneh". Wong sekum kok jarang nyatat hasil rapat, kalau di minta buat proposal lamanya minta ampun akhirnya ujung-ujungnya yang lain yang buat. Tapi itulah organisasi, kita saling membantu bila yang lain membutuhkan bantuan. 

Adalagi cerita tentang Bendum kami..sosok yang kale ini ternyata pandai mengelola keuangan maklum lah wong abinya orang pajak. Baik banget kalau rapat sering disediakan makanan. Semoga nanti uang kasnya surplus.. ayo siapa yang belum bayar uang kas? Bayar ya sebelum nanti ditagih!

Sekarang kita simak cerita pengurus di departemen. Kami mungkin tidak akan menampilkan secara detail semuanya ya, karena keterbatasan kami mengingat dan merekam semua peristiwa yang terjadi. Departemen IPTEK.... Di sana sosok penggila kartun Jepang dan suka membuat gambar ini adalah sosok yang luar biasa. Tidak heran ia mendapat penghargaan "Inspiring Student" tahun ini. Ia adalah salah satu motor penggerak roda BEST. Banyak ide-ide segar yang ia berikan yang membuat BEST lebih hidup. Keahliaannya menggambar dan bermain dengan photoshop membantu kami dalam pembuatan spanduk dll. Selain itu juga ada sosok perempan kedua di IPTEK, sosok yang kalem dan murah senyum ini juga telah banyak memberikan kontribusi yang positif bagi kami, banyak kemudahan darinya yang kami rasakan, seperti pada saat kameranya rusak saat acara MOS. Setelah itu ada sosok ikhwan putih berkacamata di IPTEK. Di tengah kesibukannya di rumah ia masih menyempatkan waktu untuk beberapa kali terlibat dalam rapat dan kegiatan BEST. Sosok yang jago photography dan bermain games serta English ini cukup memberikan warna tersendiri bagi IPTEK. Sosok yang terakhir adalah sosok ikhwan kalem berperawakan tinngi, walaupun ia baru masuk kepengurusan BEST di tengah-tengah tahun, tapi cukup memberikan aroma dan greget di IPTEK.

Di Departemen Agama ada sosok yang mudah untuk di kenali cukup dengan memintanya mengumandangkan takbir dan tahi lalatnya yang katanya mirip Azzam KCB. Maka pasti kita akan mengenal sosok yang ceria ini dan sikapnya yang suka penasaran terhadap sesuatu, yang menjadikannya cukup disegani oleh yang lain. Ia adalah bagian penting BEST, ia selalu menemani para petingggi-petinggi BEST lainnya kemanapun mereka pergi, bahkan ketika mereka bimbel pun ia rela mengantar mereka karena disamping Bimbelnya ada warnetnya.... he.he. Di bawah kepemimpinannya DEPAG berhasil menyelenggrakan program Maulid degan sukses. Sosok yang kedua di DEPAG adalah sosok ikhwan yang kalem dan ramah. Sosoknya sangat disenangi oleh teman2nya, kontribusinya di BEST cukup baik, ia adalah salah satu kandidiat ketua BEST tahun depan. Sosok yang ketiga adalah sosok akhwat yang cukup kalem dan mempunyai banyak hafalan al-qur'an ini merupakan salah satu pengurus muda yang cukup aktif, ia juga merupakan salah satu kandidat ketua BEST tahun depan. Sosok yang terakhir adalah sosok yang mempunyai leadership yang tinggi buktinya 2 tahun bertutut-turut dipilih menjadi ketua kelas oleh teman-temannya. Tapi sayang beliau sudah tidak bersama kita lagi di Baitul Maal sekarang, tapi kami akan selalu ingat segala pengorbanan, kontribusi yang telah di berikan, semoga di sana engkau bahagia dan lebih baik lagi.

Departemen selanjutnya adalah Departemen Seni dan Olahraga. Di departemen ini dihuni oleh seorang  ikhwan yang kekar dan pemberani teman-temannya sering menjulukinya "si tangan kuli". Kontribusinya cukup menonjol, kerjanya ulet dan tangkas bila mendapat instruksi. Berikutnya ada sosok imut bergigi behel.. sosok yang selalu tersenyum ini cukup memberikan warna di Mensora semoga nanti bisa menjadi kandidat ketua BEST yach. Sosok yang lain adalah sosok seorang akhwat yang kuat dan lantang, ia pandai bermain anggar. Kontribusinya cukup menonjol di BEST terutama di kepanitiaan kegiataan. Sosok terakhir adalah sosok yang low profile, suka angot-angotan tapi aktif dan jarang absent rapat dan kegiatan.

Departemen berikutnya adalah Departemen Kedisiplinan. Departemen ini di gawangi oleh sosok ikhwan yang jangkung, kalem dan tidak pernah datang terlambat ke sekolah, sehingga tepat amanah ini diberikan kepadanya. Ia merupakan petinggi BEST yang selalu berdampingan dengan ketua BEST dan jajarannya. Sosok ikhwan yang kedua adalah sosok ikhwan yang selalu PD dan  berani tampil di muka umum, ia juga merupakan salah satu kandidat ketua BEST tahun depan. Sosok berikutnya adalah sosok akhwat yang mempunya tingkat PD yang tinggi juga, suka bertanya dan sopan ini adalah merupakan motor penggerak BEST banyak info-info skandal kasus siswa terungkap darinya. Yang terakhir adalah sosok akhwat yang mempunyai suara yang bagus kalo nyayi, ia adalah pengurus BEST yang berdomisili paling jauh, ia harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk datang ke sekolah dengan kereta api.

Departemen berikutnya adalah departemen lingkungan hidup. Sosok yang pertama adalah sosok yang bijak dan murah senyum, ia disegani dan dihormati oleh teman-temannya, ia merupakan salah satu motor penggerak BEST. Sosok berikutnya adalah sosok paling kalem di BEST dan selalu berpenampilan rapih. Tidak banyak bicara tapi mudah untuk menerima instruksi. Sosok ketiga adalah sosok akhwat yang kritis, ulet dan pembelajar. Selalu juara di kelasnya membuatnya tidak terlalu lama untuk beradaptasi dengan hal baru yang di amanahkan kepadanya, ia juga adalah salah satu motor penggerak BEST. Dan salah satu yang sering ditegur orang tuanya karena pulang sore.he.he. sosok terakhir ini adalah sosok yang kalem dan cuek. Sulit untuk membaca pikirannya. Sosok akhwat jangkung ini cukup mewarnai BEST.

Departemen terakir adalah departemen Ekonomi dan Sosial. Digawangi oleh sosok akhwat yang sering curhat di FB ini, sosok yang kadang-kadang tertawa, senyum, kadang-kadang mengeluh, nangis dan tidak bisa tidur kalo ada tugas yang belum ia selesaikan. Tapi dengan semangat yang ia miliki akhirnya ia bisa membuktikan diri bahwa ia bisa, dan itu terbukti dengan suksesnya penyelenggaraan Baksos Ramadhan. Sosok berikutnya adalah sosok yang paling ganteng di DEPSOS ini, ketawanya yang unik membuatnya kelihatan awet muda..ha..ha. ia adalah salah satu kandidat ketua Best tahun depan. Berikutya adalah ia adalah sosok yang paling kalem di akhwat tapi kalau nulis status di FB..beeh..dalam banget maknanya. Kontribusinya cukup positif di BEST. Sosok yang terakhir adalah sosok yang tidak asing bagi para pencinta film KCB. Iya betul ia adalah salah seorang artis KCB (bangga.com). berkat pengalaman-pengalaman yang dimilikinya ia mampu mewarnai BEST dengan ide-ide segarnya. Ia juga kandidat ketua BEST tahun depan.....

Itulah kami yang tergabung dalam BEST 2009/2010. Mohon maaf kepada teman-teman apabila ada yang kurang tepat kami mendeskripsikan teman-teman semua, karena kami menilainya  hanya secra subjektif. Semoga kenangan-kenangan indah dan bermakna itu akan kami  kenang selalu dan akan kami jadikan pengalaman berharga untuk kehidupan kami selanjutnya. Waktu sudah berlalu dan tidak mungkin akan kembali. Mungkin di antara kami ada yang ikhlas ada yang kurang ikhlas, ada yang setengah-setengah ada yang all out, ada yang berkorban ada yang terkorban. Semuanya kembali kepada diri kami. Semoga dapat menjadi pelajaran untuk hari esok yang lebih..baik... biarlah air mata yang menetes ini menjadi saksi betapa kami selalu merindukan saat-saat itu. Saat kami disibukan dengan rapat, saat kami harus capek dan lelah untuk mensukseskan program, saat kami harus pulang sore bahkan malam, saat kami dipandang sinis oleh teman-teman yang bukan best, saat kami harus menempuh perjalanan jauh untuk sekedar mendapatkan dana, saat kami membagikan proposal, saat kami bingung, saat kami marah, saat kami kecewa...saat-saat itulah yang pasti akan kita rindukan...semoga Allah SWT membalas setiap apa yang telah kita lakukan dengan sebaik-baik balasan. Dan kita bisa bertemu kembali di surga-Nya kelak... terus berjuang kawan..UJIAN NASIONAL menanti kita di depan. Kita buktikan organisasi bukan menjadi penghalang kami untuk berprestasi!!!! Allohu akbar...

Wassalam......
Tangsel. 17 Agstus 2010 pukul 14.00 WIB- 16.45 WIB

Minggu, 21 Juli 2013

Alhamdulillah, Prestasi Baru!

Assalamu'alaikum...

Alhamdulillah nih Alhamdulillah, bulan lalu aku ikut lomba Drawing Manga di acara Ninety Cup XIV SMAN 90 Jakarta. Pengalaman pertama nih ikut lomba Manga... Deg-degan gitu :v

Awalnya tahu soal keberadaan lomba ini dari temen ekskul di Alistra, yaitu Adis, yang juga menjabat sebagai wakil ketua. Dia bilang mau nambahin sertifikat buat masuk kuliah nanti, jadi dia ngajak ikut. Kemungkinan untuk menangnya besar karena dia bilang yang ikut sedikit, dan menang gak menang tetep dapet sertifikat.

Hari H lomba, saya datang kecepetan :v
Tapi jadi ada temen baru sih. Akhirnya aku nunggu waktu lomba mulai bareng dia. Akhwat juga, namanya Wulan dari SMAN 63. Sempet ngobrol-ngobrol soal anime, manga, dan sedikit juga tentang Rohis... (random ajah haha).

Oiya, jadi teknis lombanya itu disuruh bikin manga bebas bertema "Kegiatan di Musim Panas" dalam maksimal 4 halaman kertas A4. Lombanya hari Jumat. Dari hari Senin sebelum itu, aku udah mikir kalo aku mesti bikin name-nya dulu (name : istilah untuk sketsa kasar/storyboard). Biasanya kalo lomba "on the spot" gini, aku selalu kalah gara-gara waktu. Bisa jadi karena kurang persiapan atau kurang latihan.
Ternyata walaupun udah niat bikin name dari hari Senin, saya tak kunjung membuatnya karena idenya belum ada. Ceritanya apa ya... Ceritanya apa ya... Tiap hari mikir kayak gitu. Aku ngerasa harus bikin cerita yang bagus banget, jaga-jaga kalo ternyata nanti jomplang sama gambarnya. Tiba-tiba aku (jiaahh) teringat lomba Menulis Surat yang pernah aku menangkan waktu kelas 3 SD, walaupun itu juga Harapan I sih. Aku menang cuma karena menurut juri suratku menyentuh. Waktu itu aku nulis surat untuk guruku yang udah pindah.

Dari situ kuputuskan : aku harus bikin cerita yang mengaduk-aduk perasaan. Lagipula, kalau mendengar "musim panas", apa yang kebayang hayo? Sebagian besar pasti kegiatan yang menyenangkan : pantai, festival, kembang api, jangkrik, liburan, dan sebagainya.

Gimana kalau saat kegiatan menyenangkan itu berlangsung, ada orang lain yang justru bersedih?
Kayak lirik lagunya Aqua Timez, "mungkin saja saat aku sedang tertawa, aku tidak tahu kalau (di tempat lain) kau sedang menangis."

Akhirnya kubikin cerita tentang seorang siswi SMA bernama Hirakawa Natsumi. Namanya udah kubikin sesuai cerita juga lho (._.) "Hira" dari kanji "damai", "kawa" dari kanji "sungai", "Natsu" dari kanji "musim panas" dan "Mi" dari kanji "indah". Jadi kalau ditulis dalam aksara kanji Jepang bakal kayak gini :


  
Nah, si Natsumi ini sebenarnya anak yang periang. Seperti namanya, ia lahir di musim panas dan tumbuh besar dengan menyukai musim panas. Tapi suatu kali saat SMP, di tengah perayaan Festival Kembang Api, Natsumi kehilangan ibunya, orang yang paling dia cintai meninggalkan dia untuk selamanya. Sejak itu dia jadi benci pada musim panas terutama kembang api, karena ia menganggap musim panas itu mengambil ibunya dan kembang api itu bersorak gembira atas kematian ibunya.
Tapi kemudian ayahnya menasehati, "kau memang kehilangan ibumu di musim panas, tapi bukannya di musim panas juga ada banyak kenangan bersama ibu?"
Dan saat itulah ia sadar bahwa kebenciannya menutupi banyak kenangan indah yang ia punya bersama ibunya. Saat ibunya memakaikan yukata sambil bersenda gurau, lalu menonton kembang api bersamanya...
Setelah itu Natsumi mulai kembali ceria. Sadar bahwa tidak semua orang bahagia di musim panas, ia mulai sering mampir ke panti asuhan untuk bertemu anak-anak yang senasib dengannya, yang juga kehilangan satu atau bahkan kedua orang tua. Ia sadar ia lebih beruntung dibanding mereka yang usianya lebih muda darinya tapi sudah ditinggal orang tua. Cerita ditutup dengan ia bermain kembang api kecil bersama anak-anak itu.

Yang barusan kuceritain itu cuma 3 halaman (sengaja pendek biar irit waktu) loh. Paling satu halaman ada 9-12 panel... (._.)

Yosh, cerita beres. Tapi gimana dengan name-nya? Name itu akhirnya nggak selesai. Dari 3 lembar yang kurencanakan, name untuk lembar terakhir baru selesai setengah. Akhirnya aku tempur dengan keadaan seperti itu. Halaman terakhir kukerjakan nyaris tanpa mengikuti name.

Pesertanya ada sekitar 10 orang, dan yang diambil menjadi juara hanya 3 (dan akhirnya diubah lagi menjadi hanya 2). Di luar dugaan, aku selesai duluan. Mungkin karena aku nggak sampai proses inking (penebalan dan pemberian warna hitam-putih). Dan jujur itu yang paling bikin aku nggak pede. Yah, gimana sih rasanya cuma ngumpulin komik yang bentuknya masih sketsa, sedangkan yang lain pada nebelin pake drawing pen...
Karena udah selesai sendiri, aku sempet mikir apa aku tebelin aja, ya? Tapi akhirnya nggak jadi karena kalo dipikir baik-baik kembang api yang aku gambar memakai efek yang cuma bisa dibuat oleh pensil. Dan saat itu sudah larut sekali dan aku merasa harus cepat pulang atau aku dimarahi.

Usaha udah. Sekarang tinggal berdoa. Jangan lupa juga jaga hati orang.

Ternyata hasilnya manis. Aku sempet mikir, kalo ternyata aku menang dan Adis nggak menang, aku jadi nggak enak hati sama Adis. Karena Adis-lah yang ngajak aku ikut lomba ini. Cuma itu yang aku takut.
Aku sama Adis sama-sama nggak dateng waktu pengumuman juara.

Dan ternyata kedua juara itu adalah kami berdua.
Seneng banget, bersyukur... bisa menang sama-sama Adis... :')

Aku juara I, Adis juara II. Kami WhatsApp-an panjang cuma buat nyelamatin satu sama lain hahahaa...

Aku juga bersyukur banget karena akhirnya aku menang lomba gambar lagi. Lomba gambar manual terakhir yang aku ikuti itu waktu kelas X, lomba gambar komik Bahasa Prancis. Itu pun nggak menang karena nggak berhasil kuselesaikan. Lomba gambar manual terakhir yang kumenangkan itu waktu kelas 2 SD, Lomba Menggambar dan Mewarnai internal SD-ku tahun 2004. Juara I. Udah 9 tahun yang lalu. Lama 'kan? :)

Minggu lalu aku sama Adis ngambil hadiah dan pialanya bareng-bareng. Seneng deh. Piala pertama yang kubawa pulang dalam 10 tahun terakhir (biasanya diambil sekolah :v). Sertifikat ke-13 di masa SMA ini juga udah aman di map. Semoga ini bisa jadi batu loncatan untuk prestasi selanjutnya. Otsukaresama deshita! (^u^) Wassalam

Special Thanks :
- Adis yang ngajak ikut lomba dan banyak membantu mengurus banyak hal
- My Family :)
- Panitia Ninety Cup XIV, terutama JFC. Semoga tahun depan makin baik yaa... (^u^)
- Semuanya yang gak bisa lagi disebutin satu-satu! Terima kasih banyak!
Arigatou gozaimashita!






Sabtu, 13 Oktober 2012

Bleach Beat Collection 4 : IchiRuki~




Ini jadul yah sebenarnya. Di-post lagi atas permintaan Nisa hehee... (sori ya lama :p)
yoweslah ndak apa.

Jadi ini mungkin bisa dibilang sejenis character song. Kali ini adalah Bleach Beat Collection 4th Session : 04 Ichigo Kurosaki and Rukia Kuchiki, yeeeyy~ CD ini isinya 3 lagu, yang pertama Glow (duet IchiRuki), lalu Echo (Rukia's solo), dan terakhir Unchangeable Word (Ichigo's solo). Kali ini aku akan beri lirik dan terjemahan Indonesianyaaa~ xD


Glow
By : Kurosaki Ichigo (Morita Masakazu) & Kuchiki Rukia (Orikasa Fumiko)

( = Ichigo, = Rukia, ● = IchiRuki)

Ima ichibyou
Kini, jika untuk sedetik
hi ga moetara
matahari terbakar
sora ni tokete
membuat langit meleleh

asa ga kuru
pagi akan datang

Nemuri kara
dari tidurnya
koe wo agete
hingga suaranya meningkat
mebuite yuku
menumbuhkan
sekai
dunia

ukeirerareta nara
Jika aku telah menerimanya
mou kako da to kizuketa

Aku menyadari bahwa itu adalah masa lalu
daiteta kanashimi wo ikisaki wa
Tujuan dari kesedihan yang memeluk ini adalah
kaze
angin
sora
langit
hoshi
bintang
ame
hujan
tatoeba kakenukete susundemo
Bahkan walaupun aku telah melewatinya
kaze
angin
ima
kini
sono
ada di
hoho ni
pipi itu

Kienu you ni
Seperti akan menghilang
kaki nagutta
yang tertulis,
kioku wo tada
kenangan itu hanya
nagamete wa
dilihat begitu saja

haya sugita
terlalu awal
aimaisa ni
dalam ketidakjelasan
furi kaetteru
itu membalikkan
sekai
dunia

kokoro ni shimaetara
Jika aku mengeluarkannya dari hatiku
sono subete ga ima darou
Segalanya akan menjadi masa kini

itsudemo sabishisa no chikaku ni wa
Yang selalu dekat dengan kesedihan adalah
kaze
angin
sora
langit
hoshi
bintang
ame
hujan

tsunagaru fui ni tada miageteru
Mereka terhubung, tiba-tiba, saat aku baru saja melihat

sono
ke sana
sora
langit itu
sono
di sana
mune ni
hati itu

deaete yokatta to sono omoi tada tada
"aku bersyukur bertemu denganmu", perasaan ini hanya, hanya
yuuhi no mane no you ni netsu wo obi
membawa kehangatan seperti mentari terbenam
yoru
malam
mada
masih
hoshi no you ni
belum seperti bintang

ameagari
setelah hujan
tada
hanya
tada
hanya
kagayaku
gemerlapan



Unchangeable Word
By : Kurosaki Ichigo (Morita Masakazu)


Soredemo
Meskipun begitu
subete ni hi ga noboridaseba mata aruki hajimete
Saat matahari mendaki ke atas segalanya, aku akan mulai melangkah lagi
kasanaru mainichi omoide ni naru
Hari-hariku tersimpan, menjadi kenangan...
kokoro ni tsumoru
Tertumpuk dalam hatiku.

Ashita ga kuru tabi mae no hou ga miete
Setiap kali pagi datang, aku melihat apa yang tepat berada di depanku
irodori hajimeteku
Pewarnaan dimulai
usureru sasai na nanika ni kizuki
Hal itu memudar, aku sedikit merasakan sesuatu
furikaeru darou
Aku melihat sekitar pundakku

Omoidasenai koto ga hitotsu furueru tabi tachidomatte ite mo
Setiap kali hal yang tak bisa kau ingat bertambah, bahkan jika kau berhenti dan bahkan jika kau berdiri di sana
namida no ato no name oboete iru nara sore ga subete darou
"Nama" di balik air mata itu, jika kau bisa mengingatnya maka tak ada lagi yang akan menjadi masalah
hajime kara kawaranai kotoba
Sejak awal, itu adalah kata yang tak bisa diubah.

Ima made ijou ni kokoro no koe made kikoete shimai sou de
Lebih dari sebelumnya, aku merasa seperti bisa mendengar suara hatiku
kakushite kakushite tsuyogaru koto ga fushizen ni naru
Aku terus menyembunyikan dan menyembunyikannya, tapi itu malah membuatku tidak wajar untuk berpura-pura tegar.

Umaku ienai koto ga umaku unazukenai koto ga tsudzuitara
Aku tak bisa mengatakan sesuatu dengan baik, aku tak bisa mengangguk setuju sebagaimana mestinya, kalau ini berlanjut,
hitomi wo mitsumeta toki kokoro no dokoka de hibikasereba ii
Saat dimana aku melihat matamu membuatnya bergema di suatu tempat di dalam hatiku
hajime kara kawaranai kotoba
Sejak awal, itu adalah kata yang tak bisa diubah.

Kokoro ni kyori ga aruto shimattara
Jikalah ada jarak di antara hati kita
ishikishi sugita omoi no sei darou

Pastilah karena kesalahan dari perasaan yang terlalu mengikat ini
itsumo doori ga kaettekitara
Jika kita kembali ke "diri kita yang biasanya"
mata hitotsu ni naru
Kita akan kembali lagi menjadi satu

Omoidasenai koto de jibun wo semetari bukiyou ni natte mo
Bahkan jika aku menyalahkan diriku sendiri atau menjadi canggung karena suatu hal yang tak bisa kuingat
egao no naka no namae oboete iru nara sore ga subete darou
"Nama" di dalam senyuman itu, jika kau bisa mengingatnya maka tak ada lagi yang akan menjadi masalah
hajime kara kawaranai kotoba
Sejak awal, itu adalah kata yang tak bisa diubah

Kawaranai kotoba
"Kata" yang tak bisa diubah...

Echo
By : Kuchiki Rukia (Orikasa Fumiko)

Hontou no tsuyosa wo mitsumeru yowasa ni
Kekuatan sejati, untuk menatapi kelemahan
hibiku subete wo misukasu koe
Bergema, sebuah suara yang bisa melihat segalanya.
shizunda keshiki wo kono sode de nugui
Suasana yang tenggelam, telah diseka oleh lengan ini.
koe wo nazotte arukidashita
Mengikuti suara ini, aku mulai berjalan.

Ima hitotsu nigotta kotoba no haken kara
Kini, dari satu bagian pecahan kata-kata yang tercemar,
tsuita kidzu wo nagame mayotteita keredo
Sambil menatapi lukaku, aku memiliki keraguan, tapi..
kankaku nara omoidashita
Aku masih ingat sensasi
mayoi no nai senaka ni
yang kembali dan tidak memiliki kebimbangan.

Henji wo matazuni
Tanpa menunggu jawaban,
unazuku hayasa ga hitotsu kokoro wo kyori to shitta
kecepatan dari anggukkan setujumu membuatku memahami jarak di antara hati kita.
shinjite iru kara hitomi wo soraseta
Karena aku percaya, aku memalingkan mataku
tooku hanareta karada no naka
di dalam tubuh yang terpisah jauh
Hibike
Menggema!

Mata hitotsu sugitta
Sesuatu yang lain berlalu
"moshimo" wo ubau no wa
Sesuatu yang mengambil "seandainya"
nejimageyou no nai "sonzai" no shiwaza ka
Apakah itu kesalahan "keberadaan" yang tak bisa diputar?
arukidashita sono toki kara
Sejak saat itu aku melangkah
kowasa nante shimatta
Aku tak takut lagi.

Hontou no tsuyosa wo mitsumeru yowasa ni
Kekuatan sejati, untuk menatapi kelemahan
kidzuku subete wo misukasu koe
Menyadari sebuah suara yang bisa melihat segalanya
tsuyogaru koto sae kono hitomi wo yomu
Mata ini bisa melihat bahwa kau berpura-pura tegar
senaka awasete arukidashita
Kembali ke belakang, kita mulai melangkah
hibike
Menggema!

Hontou no tsuyosa wo mitsumeru yowasa ni
Kekuatan sejati, untuk menatapi kelemahan
Hibiku subete wo misukasu koe
Bergema, sebuah suara yang bisa melihat segalanya.
shizunda keshiki wo kono sode de nugui
Suasana yang tenggelam, telah diseka oleh lengan ini.
koe wo nazotte arukidashita
Mengikuti suara ini, aku mulai berjalan.
Kawarazu...
Tak bisa diubah...


Jumat, 16 Maret 2012

JKT48 Heavy Rotation PV (Short)

*Baru liat behind the scene*

SUKAAAA!!!! DAISUKIIII~!!!

Sugee ne! Padahal baru liat "Making of PV"-nya, tapi aku udah suka.

(Sebenarnya di post-ku yg sebelumnya aku bahas ttg JKT48, tapi masih draft ampe sekarang. Ehhee~)

Yah, setelah mencari tahu tentang mereka, aku jadi suka. Aku lebih punya harapan ke Idol Group ini daripada Boyband-Girlband.
(FYI, Idol Group itu beda sama Girlband. Girlband anggotanya cenderung permanen, dan umumnya dituntut bagus sejak awal. Sedangkan Idol Group biasanya identik dengan perputaran anggota. Mereka mengenal istilah "murid baru" dan "alumni". Bagai sekolah idol gitulah. Seiring berjalannya waktu kita akan lihat bahwa mereka berkembang pesat ketimbang sebelumnya. Misalnya JKT48 ini. Ke-26 member yg sekarang itu baru tahap pertama, nanti mereka bakal buka audisi lagi cepat atau lambat. Ke depannya mungkin juga akan ada member yang keluar alias lulus karena berbagai alasan, misalnya mau serius dalam pelajaran sekolah, sakit, solo karir, terlibat skandal, dll.)

Waktu akhir audisi anggota tahap pertama JKT48, Aki-P memang bilang, "walaupun yang membentuk JKT48 adalah pihak Jepang, tapi JKT48 adalah milik Indonesia, dan akan disesuaikan dengan budaya Indonesia."
Ternyata omongannya beneran lho.

Liat aja PV-nya (Digest)



Behind the Scene PV JKT48 - Heavy Rotation


Gimana? Waktu pertama liat, aku langsung mikir, "ini PV JAKARTA banget!"

Bener deh! Bagus! Walaupun mereka bentukan Jepang, mereka masih memakai ciri khas Indonesia.  Liat aja tuh, 'kan ada ojek, metro mini, macet, tukang gerobak, dan yang paling penting, seragam PUTIH ABU-ABU!!! (dan peraturan sekolah yg dilanggar, misalnya gak pakai sepatu dominan hitam atau putih :D)

Sebenarnya sih, menurutku mungkin lebih bagus kalo nggak semuanya pakai putih abu-abu SMA. Harusnya ada yang pakai putih biru tua SMP, jadi lebih warna-warni gitu. Terus sekolahnya juga masih sekolah swasta sih, kalo nggak salah SPH. Lucu juga baca-baca komen di youtube, "lahh itu sekolah sayaa"

Yah, selebihnya sih bagus. Campurannya pas, agak condong ke Indonesia tapi ada Jepangnya juga. Dan memang ciri khas OOO48, dalam PV ada film pembuka, adegan tari dengan seifuku (seragam jepang), adegan dengan seragam sekolah, termasuk disorot satu-satu. Sutradaranya Jepang juga sih, kalo aku nggak salah.

Selain Heavy Rotation, JKT48 juga pernah membawakan lagu kakak mereka yang lain, yaitu "Aitakatta" (ingin bertemu) dan "Kimi no Koto ga Suki Dakara" (Karena aku suka padamu). Kabarnya sih mereka baru bakal punya lagu sendiri bulan April nanti.

Kira-kira gimana reaksi Mahasiswa jurusan Sastra Indonesia di Jepang ya? Ada sarana baru untuk belajar ^^

Jumat, 06 Januari 2012

Nice, Tabidatsu Kimi e

Pasca tayangnya Bleach episode 342, ada yang nge-share AMV ini di IchiRuki FC Bleach Asylum. Dan waktu kulihat, kesan pertama, lagunya bagus, motong klip-nya bagus, pilihan lagunya juga pas. Baguss banget.

Awalnya nanya-nanya tuh, ini lagu apa ya? Ternyata masih soundtrack Bleach. Ending ke-22-nya. Cuma, kalo di TV version-nya itu, klipnya nggak begitu kuperhatiin. Soalnya cenderung gitu-gitu aja dan ada IchiHime-nya sedikit. Gitulah.

Aku gak sadar ternyata lagunya bagus.

Penasaran? Check this out.




Tabidatsu Kimi he by RSP (Real Street Project)

Arigatou, issho ni waratte kurete
Terima kasih, kau telah tertawa bersamaku.
Arigatou, issho ni naite kurete
Terima kasih, kau telah menangis bersamaku.

Kawatte yuku toki no naka de
Dalam waktu yang terus berubah,
Kimi wa kawaranai deite
kau terus bergerak tanpa berubah.
Sayonara koko kara
Selamat tinggal, mulai sekarang
Hajimaru kara
perpisahan dimulai
Sayonara itsu datte
Selamat tinggal, aku akan selalu
Mikata dakara
menjadi temanmu
Daijobu da yo
Tidak apa-apa,
Hitori ja nai yo
kau tidak sendirian.
Kaete kuru basho wa itsu demo
Tempat untukmu kembali akan selalu
Koko ni aru yo
ada di sini.
Koko ni aru yo
Ada di sini.
Koko ni aru yo
Ada di sini.
Koko ni aru yo
Ada di sini.

Kamis, 05 Januari 2012

[Review] Bleach Eps. 342 "Thank You"

Sebenarnya udah lama tayangnya. Tapi baru kepikiran buat nge-review sekarang. Episode yang tayang tanggal 4 Oktober 2011 ini sepertinya jadi episode favorit para penggemar IchiRuki. Tapi ternyata banyak juga non IchiRuki fan yang ngaku suka sama episode ini. Tentang apakah?

Sebelumnya aku minta maaf, karena aku ini IchiRuki fan, mungkin hal-hal yang kubahas bakal condong ke IchiRuki. Yak, hajimemashou...

Beda dari biasanya, episode ini ternyata cuma bersumber dari 1 chapter di manga-nya. Padahal biasanya 1 episode bisa menceritakan 3-5 chapter. Episode 342, menceritakan tentang chapter 423. Entah sengaja atau kebetulan, nomornya cuma dibalik-balik. Dan hanya perlu satu gambar untuk mengingatkan kita tentang apa chapter itu.



Udah inget? Yah, pokoknya tentang hilangnya kekuatan shinigami Ichigo dan perpisahan antara Ichigo dan Rukia. Chapter ini sendiri judulnya juga diubah oleh Kubo-sensei, yang awalnya "Farewell, Swords" menjadi "Bleach My Soul". Chapter ini ada di volume 48 'God is Dead' (cover : Aizen), tunggu aja tanggal terbitnya di Indonesia ya. Tapi tenang aja. Buat yang belum tahu, walaupun ini meceritakan perpisahan, tapi ini bukan episode terakhir dari serial anime Bleach.

Ada perbedaan mendasar soal hilangnya kekuatan Ichigo di manga dan di anime. Di manga, usai melepaskan Getsuga Tenshou Terakhir, Ichigo pingsan. Saat terbangun ia berada di kamarnya dan di saat itulah kekuatannya lenyap. Semua berlangsung cepat. Sedangkan di anime, untuk menyesuaikan dengan filler arcade, hilangnya kekuatan Ichigo dibagi menjadi 2 tahap. Ia akan kehilangan reiatsu sedikit demi sedikit, dan pada akhirnya reiatsu tersebut akan habis. Episode ini cenderung memiliki banyak hal yang tidak ada di manga-nya, tapi tentu saja semua yang ditayangkan sudah sepengetahuan dan seizin Kubo-sensei.

Sinopsis
Episode dibuka dengan latar langit sore, di mana Ichigo sedang bertarung melawan hollow biasa. Tapi ia kewalahan, hingga akhirnya Rukia-lah yang mengalahkan hollow itu. Rukia mengingatkan Ichigo yang tidak tahu akan lenyapnya kekuatannya agar lebih berhati-hati. Ia hampir saja memberitahu Ichigo bahwa kekuatan laki-laki itu akan lenyap. Kemudian Kurumadani datang mengomeli mereka. Begitu dia pergi, Rukia meminta Ichigo agar tidak memaksakan dirinya lagi. Lalu Ichigo dan Rukia melihat wahana ice skate di kejauhan (sumpah, adegannya shippy banget), lalu mulai bicara tentang kehidupan normal.


Rukia : "Sepertinya menyenangkan, ya, punya kehidupan biasa yang begitu damai."
Scene berganti ke SMU 1 Karakura. Ichigo berkumpul seperti biasa dengan Keigo dan Mizuiro. Kemudian langit kembali berganti jingga. Tampak di depan gerbang sekolah, Rukia yang tampak murung baru saja menyelesaikan teleponnya. Ia berpapasan dengan Ichigo, lalu kembali ke rumah bersama-sama. Sambil berjalan, Ichigo bertanya pada Rukia, "kapan kau pulang? Kau harus ingat kalau kau menumpang gratis di rumahku.". Rukia awalnya tak menjawab. Namun akhirnya ia berkata kalau dia akan kembali jika tugasnya sudah selesai.
Kubo-sensei sendiri memuji lewat twitter-nya kalau Rukia di adegan ini sangat cantik.

Ichigo : "Kau menumpang gratis di rumahku, ingat 'kan?"
Scene berganti di taman pada malam hari. Ichigo mencoba mengalahkan hollow yang menyerang seorang plus. Ia tidak bisa mengalahkan hollow itu dengan satu serangan seperti biasa. Apalagi di tengah pertarungan, tiba-tiba ia merasa kekuatannya redup. Untungnya Uryuu dan Rukia datang. Namun hollow berikutnya muncul lagi di kejauhan. Rukia meminta Ichigo menyerahkan urusan hollow itu padanya dan Uryuu, juga memintanya tetap di sana dengan alasan harus melakukan konsou pada plus tadi. Ia dan Uryuu lalu bergegas pergi. Sambil berlari, Uryuu bertanya pada Rukia.
"Kuchiki-san, reiatsu Kurosaki..."
"Aku tahu. Reiatsu-nya hampir mencapai batasnya."
"Lalu kenapa kau masih membiarkan dia bertarung? Kalau begitu terus, dia bisa..."
"Aku tahu! Aku tahu itu..."

Rukia lalu teringat akan pembicaraannya dengan Ukitake di telepon tadi.
"Aku mengerti situasimu. Kuchiki, kau harus menjaga Ichigo agar tak terlibat pertempuran lagi."

"Tapi bagaimana dengan perasaan Ichigo?"
Scene berganti lagi. Rukia yang murung tengah melamun di pinggiran sungai. Lamunannya terpecah ketika mendengar suara Ichigo.
"Di situ kau rupanya. Kenapa melamun?"
"Bukan apa-apa."
"Benarkah? Kau juga bersikap aneh belakangan ini."
"Aku tidak begitu."
"Kalau begitu kenapa kau tidak melihatku di wajah, seperti biasa? Sudah cukup lama kau begitu."

Angin berhembus. Rukia tak menjawab.
Ichigo : "Ada yang ingin kau katakan padaku 'kan?"
Ichigo bertanya demikian. Rukia lalu mengiyakan. Saat ia baru mau bicara, Ichigo menghentikannya dan berkata ia tak perlu mengatakannya. Ini membuat Rukia kesal, dan mereka mulai bertengkar seperti biasa. Ichigo minta maaf padanya. Ia mengatakan bahwa mereka telah cukup lama saling kenal, jadi ia bisa menebak apa yang Rukia pikirkan. Ia lalu mengajak Rukia pergi ke suatu tempat.

Ichigo : "Kita sudah lama saling kenal sekarang. Aku lumayan bisa menebak apa yang kau pikirkan."
Dan tempat itu ternyata adalah wahana ice skate yang dilihat Ichigo dan Rukia beberapa hari yang lalu. Di sana ternyata sudah ada Orihime, Tatsuki, Uryuu, Chad, Keigo dan Mizuiro. Karena Rukia waktu itu memandangi tempat itu, Ichigo mengira kalau Rukia ingin mencoba ice-skating. Rukia hanya tertawa geli mendengar itu. Ichigo mengajak Rukia mulai ber-ice skate.

Rukia : "Tunggu dulu! Aku belum pernah melakukan ini sebelumnya!"
Awalnya aku ragu setelah Rukia berkata begitu. Tapi ternyata, Studio Pierrot dan Kubo-sensei berkata aku boleh membayangkan hal yang rasanya tidak mungkin.

Kaku memang. Tapi inilah yang terjadi.


Semua IchiRuki fan pastinya meledak-ledak dalam histeria melihat adegan ini. Sudah begitu, ada juga adegan saat mereka melihat kembang api. Rame-rame sih, tapi difokuskan ke Ichigo dan Rukia.
Ichigo : "Kenapa ada kembang api di musim begini?"
Keigo : "Kau tidak tahu? Ada taman ria yang baru dibuka di dekat sini, dan tiap hari pada jam segini, mereka menampilkan petunjukan kembang api."
Ichigo : "Jadi sekarang ada tempat seperti itu?"
Keigo : "Yah, tempatnya tidak besar, tapi itu tempat kencan yang sangat bagus (Kenapa ngomongin itu??). Aku dan Chad ke sana  beberapa waktu lalu."
Chad : "Ya, itu menyenangkan."

Ichigo : "Menyenangkan juga kalau menghabiskan waktu seperti ini sekali-kali."
Rukia : "Ya..."
Main usai, semua pulang ke rumah masing-masing. Sambil berjalan Ichigo bertanya pada Rukia, mengapa dulu saat pertarungan puncak di filler arc, Rukia bisa mengenal sosok Ichigo yang tengah dikontrol hollowfikasi.
"Dibandingkan dengan saat kita pertama bertemu, kau memang semakin kuat. Reiatsu-mu juga meningkat. Tapi... kau sama sekali tidak berubah."
Setelah berkata begitu, terdapat peringatan hollow yang muncul di sebuah pusat pertokoan. Ichigo langsung bergegas pergi dan mengubah dirinya menjadi sosok shinigami. Rukia sempat mencegahnya, tapi ia tak berdaya. Ia pun menyusul Ichigo. Ketika ia sampai di tempat pertarungan berlangsung, Ichigo tengah kerepotan. Ia tak bisa menghindari serangan-serangan yang ditujukan padanya. Rukia membantunya menghindari hollow besar itu. Mereka berlindung sementara di atap sebuah gedung.


"Yang kali ini besar sekali."

"Ya. Maaf, aku menghalangimu."
"Dasar bodoh, jangan bilang begitu! Kau tidak menghalangiku! Kalau kau terluka, aku akan mendukungmu! Kalau kau tidak bisa bergerak, aku akan bertarung menggantikanmu! Kalau kau menderita, akan kutanggung deritamu!"

Rukia : "Kita ini teman 'kan?" (nakama)
Ichigo : "Ya, kau benar...."
Sadar bahwa dirinya tak sanggup bertarung mangalahkan hollow seorang diri, Ichigo meminta Rukia menghentikan gerakan hollow tersebut. Rukia lalu membekukan kaki hollow itu dengan Tsugi no Mai : Hakuren. Kemudian, dengan seluruh kekuatannya yang tersisa, Ichigo memotong hollow itu dengan Getsuga Tenshou-nya. Getsuga Tenshou terakhir yang ia lepas.



Usai melepas jurus itu, Ichigo makin melemah. Saat ditanya oleh Rukia, ia hanya menjawab kalau ia hanya merasa sedikit sakit. Rukia lalu berkata pada Ichigo bahwa sebenarnya ia selalu melebihi batas. Ichigo lalu menjawab, "Seperti yang kau katakan tadi. Apapun yang terjadi, aku akan tetap seperti ini. Jadi jangan sembunyikan hal yang harus kau katakan padaku."
Rukia terkejut. Ichigo ternyata mengetahui apa tugas yang diberikan padanya. Ichigo ternyata sadar kekuatannya akan lenyap. Dia hanya bilang bahwa ia sudah bisa menebak-nebak apa yang dipikirkan oleh orang-orang Soul Society.
Ichigo semakin kesakitan, ia lalu berbaring. Ia lalu berkata pada Rukia, "Aku sudah banyak merepotkanmu 'kan? Maaf aku membuatmu terus mengikutiku sampai akhir."
Mendengar Ichigo bicara demikian, Rukia memarahinya. Sepertinya ia tak merasa begitu. Ichigo lalu bicara lagi, memintanya agar tidak lupa bahwa mereka berteman. Rukia mengiyakan, lalu menyuruh Ichigo beristirahat. Sempat tersenyum, Ichigo menuruti Rukia lalu akhirnya pingsan. Rukia yang melihat itu mangawasinya dalam diam, sambil memikirkan kata-kata ichigo tadi.

"Jadi jangan sembunyikan sesuatu yang harus kau katakan."
"Kita teman. Jangan lupa itu."
"Ichigo, kau benar. Apapun yang terjadi, kita tak akan berubah."
Scene berubah gelap, lalu mulai sesuai dengan cerita di manga. Saat terbangun, Ichigo ada di kamarnya. Di sampingnya sudah ada Rukia, Orihime, Chad dan Uryuu. Saat itulah, Rukia akhirnya mengatakan pada Ichigo bahwa sisa kekuatannya akan lenyap. Ichigo tak kelihatan terkejut karena sebenarnya ia sudah mengetahui itu. Ia lalu minta izin keluar. Di luar rumahnya, ia melihat sekeliling. Dalam hatinya ia menyatakan bahwa ia tak bisa merasakan tekanan roh apapun. Bahkan, reiatsu Rukia pun, secara perlahan memudar. Kekuatannya benar-benar lenyap.


Baik Ichigo dan Rukia sama-sama menyadari bahwa ini perpisahan bagi mereka berdua. Ichigo takkan bisa melihat Rukia lagi mulai sekarang. Saat mereka bertengkar untuk terakhir kalinya, Rukia mulai memudar dari pandangan Ichigo. Ichigo meminta Rukia menitipkan salamnya pada yang lain. Rukia yang menunduk sedih lalu mengiyakan, dan mengangkat wajahnya. Mereka bertatapan untuk terakhir kalinya, lalu mengucapkan perpisahan. Setelah Rukia menghilang dari hadapannya, Ichigo menatap langit dan bergumam, "terima kasih."

"Ini perpisahan, Ichigo."
"Jangan sedih begitu. Walaupun kau tidak bisa melihatku lagi, aku masih bisa melihatmu."


"Sampaikan salamku... pada semuanya."
Adegan ini, banyaaaakkk banget yang suka. Pada nangis, setidaknya berkaca-kacalah. Baik IchiRuki fan maupun yang bukan. Memang, Bleach dimulai dari pertemuan antara Ichigo dan Rukia, saat Rukia memberikan kekuatan shinigaminya pada Ichigo. Sejak itulah banyak hal yang terjadi. Ichigo yang dulu terus mengeluh akan kemampuan khususnya, dalam hati sebenarnya bersyukur. Ia bersyukur Rukia mengubah takdirnya. Ia bersyukur telah mendapatkan kekuatan untuk melindungi banyak orang. Dalam masa itulah, ikatan pertemanan antara Ichigo dan Rukia semakin dan semakin kuat. Tapi semua berakhir di episode ini. Tentu saja, mereka akan terus berteman sampai kapanpun.

Review
Studio Pierrot benar-benar sukses dalam episode ini. Tiap adegan mereka gambar dengan sebaik-baiknya. Para seiyuu juga berusaha dengan baik. Pokoknya sangat sangat bagus deh. Dan jujur aja, dari sekian episode Bleach yang mengandung IchiRuki, cuma ini yang pernah ku-download. Hampir semua IchiRuki fan mengakui kalau inilah episode terbaik yang pernah ada.

Go for BLEACH~!!!

Tambahan Unik dan Menarik (Khususnya bagi IchiRuki fan)
-  Ending dari episode ini adalah ending ke-28, "Haruka Kanata" yang dibawakan oleh UNLIMITS. Ending ini punya versi yang berebeda tiap episode-nya. Dan di episode 342, ending ini khusus tentang Ichigo dan Rukia, yang memuat beberapa klip dari Ichigo dan Rukia pertama bertemu, hingga akhirnya berpisah. Jadi kayak official AMV gitu...
-  Background Music yang mengiringi adegan perpisahan Ichigo dan Rukia sebenarnya adalah soundtrack di Bleach Movie : Memories of Nobody, yang berjudul "Always be With me in Mind"
-  Dalam sebuah wawancara, Kubo-sensei pernah ditanya seperti ini, "Anda ingin para pembaca fokus pada apa?", dan ia menjawab, "hubungan antara Ichigo dan Rukia. Perubahan mereka dalam perasaan mereka sendiri."
Hmm... Kalau kita lihat sampai di sini, kok "wow" ya?
-  Adegan IchiHime yang sebenarnya ada di manga, anehnya malah nggak ada di anime. Padahal biasanya Studio Pierrot cukup adil lho
-  Adegan Ichigo menatap langit di akhir episode banyak dibuat dalam beberapa versi, dan ini di antaranya.

Versi episode 342 (sudut pandang "ulat")
versi chapter 436 (sudut pandang Ichigo)
versi ending 26...
... sudut pandang Rukia.
Yahh... itulah review kali ini. Aku tahu bahasaku aneh, tahu-tahu formal, tahu-tahu santai. Tapi makasih ya udah baca. Buat penggemar IchiRuki, ada post menarik, di forum yang ku-join, Bleach Asylum.

Thanks to AmyCore on Bleach Asylum for the GIFs

CU (^w^)

Senin, 09 Mei 2011

Ayuzawa Misaki da!

Belakangan ini, aku suka sekali sama karakter utama di manga shoujo "Kaichou wa Maid-sama!" (Ketua OSIS adalah seorang Maid!), yang namanya Ayuzawa Misaki. Kenapa suka? Entahlah! Dia begitu hebat dan luar biasa!

Pertama denger namanya aja aku langsung suka. Aku langsung tahu kalo dia cewek. Mungkin karena kata "Ayu" dari nama "Ayuzawa" ya... haha... orang Indonesia sih. Selain itu, dia juga agak mirip Rukia di BLEACH. Itu ketertarikan pribadiku. :D

Terus, hal lain yang kusukai dari dia adalah sifatnya yang menarik! Mungkin juga karena dia punya sifat yang mirip dengan aku sih...

Kalau di sekolahnya, SMA Seika, dia adalah Ketua OSIS wanita pertama yang tak terkalahkan. Apalagi sekolahnya itu mantan sekolah putra! Jadi perbandingan murid cewek:cowok-nya 1:5 alias 80% cowok. Banyak amat yah! Dia milih sekolah di situ karena biayanya murah. Memang, keluarganya termasuk miskin. Waktu Misaki kelas 2 SMP, ayahnya pergi entah ke mana dan meninggalkan dia, ibu, dan adiknya dengan hutang yang besar. Misaki merasa dikhianati oleh laki-laki yang paling ia percaya, dan sejak itu ia jadi sangat membenci laki-laki. Dan walaupun benci laki-laki, ia tetap memilih sekolah di SMA Seika yang banyak murid laki-lakinya. Hebat juga ya. Kalau aku sih, nggak tahann... -_-

Kenapa Misaki jadi Ketua OSIS?

Hm! Pertanyaan bagus! Itu karena ia ingin melindungi para siswi di sana. Cowok-cowok di sana, selain bejibun juga rata-rata iseng. Kalo bercanda suka aneh, kalo disuruh bersih-bersih nggak mau, seenaknya, beberapa juga kasar. Makanya banyak siswi Seika yang ketakutan. Dan kalau begini terus, lama-lama jumlah siswi di Seika bisa semakin berkurang!

Karena nggak tahan dengan ulah para siswa, Misaki berusaha keras untuk mendapat kepercayaan dan dipilih sebagai Ketua OSIS Seika ke-37. Ia belajar keras (bahkan nggak jarang begadang semalaman) dan menempati peringkat pertama dalam tiap ujian. Ia juga punya stamina yang hebat sehingga jago dalam olahraga. Setahuku sih, dia jago olahraga basket, voli pantai, tenis meja, marathon, dan... yang pastinya banyak. Ia juga kuat, menguasai bela diri Aikidou. Main kartu juga dia jago... pokoknya bikin iri deh... :D

Selain belajar dan menjadi murid terbaik, Misaki nggak lupa bersikap baik. Akhirnya, para guru mempercayakan posisi Ketua OSIS padanya untuk 6 bulan ke depan. Para siswi mendukung penuh usahanya. Misaki langsung menempatkan kotak saran di banyak tempat. Ada banyak masukkan, khususnya dari para siswi. Dia rutin berpatroli keliling sekolah untuk mencari kalau-kalau ada yang tidak beres. Dia rajin mengadakan bersih-bersih. Berkat itu, keadaan para murid yang punya alergi dan asma jadi lebih baik. Orang tua murid mulai banyak yang mendukungnya. Dia memeriksa kinerja OSIS yang lalu, menambah jumlah buku di perpustakaan, memperbaiki festival budaya, mendamaikan murid yang berkelahi dengan sekolah lain, dan bahkan menambah menu baru di kantin! Luar biasa! Seika yang dulu dikritik banyak orang sekarang mulai dipuji-puji. Untuk tahun ajaran yang akan datang pun, diperkirakan jumlah siswi yang masuk ke sana akan lebih banyak. Ini berarti keberhasilan! Sukses untuk Ketua Ayuzawa!

Eh... BTW aku udah ngomong panjang lebar gini, tapi aku belum nunjukin juga Misaki kayak apa ya... (lamban) Sekalian, tadi kubilang mirip Rukia 'kan? Ya udah, inilah fotonya :

Kuchiki Rukia

Ayuzawa Misaki




Maaf ya kalo kurang bagus. Susah nyari gambar Misaki yang pake seragam. Oya, walaupun OSIS pimpinannya terbilang sukses, banyak murid yang nggak menyukainya lho! Mereka adalah para siswa yang nggak suka dengan Seika yang sekarang. Bisa dibilang, hampir semua siswa di Seika takut pada Misaki (beberapa nggak). Misaki bahkan mereka juluki "Ketua OSIS Iblis".

Dokumentasi yang kudapat...

"Ketua OSIS Iblis"... now you know the reason :D

Sebenarnya baik lhoo... :)

Nah, itulah Misaki sang ketua OSIS. Dari gambar di atas, kelihatan kan? Sifatnya yang tegas, tomboi dan kuat... ketahuan banget kalau dia adalah perempuan tangguh. Sekarang, akan kuberitahu sisi Misaki yang lain. Sepulang sekolah, dia bekerja sambilan. Ia merahasiakan kerja sambilan itu dari sekolah. Dia bilang, image-nya sebagai ketua OSIS bisa rusak, kalau dia ketahuan bekerja sebagai Maid (pelayan khas Inggris) di Cafe Maid Latte!

Ini adalah foto Misaki sebagai Maid...
Kawaii ne?

Penampilan boleh beda, tapi sifat tetap sama :D

Mau digabung juga boleehh -__-

Nah, Misaki yang ini lebih sering dipanggil "Misa-chan" di tempatnya bekerja. Dia dikenal sebagai Maid yang manis, sopan dan rajin, sekaligus kuat dan tak terkalahkan. Meski jago dalam banyak hal, Misaki punya kelemahan. Dia nggak bisa bertingkah imut dan percaya pada mitos, seperti hantu atau alien.

Oh, ya, aku belum cerita lebih detail soal keluarganya. Seperti yang kubilang sebelumnya, ayahnya meninggalkan keluarganya. Nyaris nggak pernah dibahas lagi kayak apa dan sekarang kondisinya gimana. Hanya digambarkan kalau dia agak mirip Shintani Hinata, teman sepermainan Misaki yang juga menyukainya (soal ini mungkin akan kubahas di post lain).
Ibu Misaki bernama Ayuzawa Minako. Katanya sih badan beliau lemah, tapi beliau selalu bekerja keras untuk keluarga. Setia sekali dengan kedua putrinya. Beliaulah orang yang paling cemas melihat Misaki selalu bekerja keras. Ia cemas karena Misaki selalu sibuk belajar dan kerja, nyaris nggak pernah main-main. Beliau juga sangat merestui hubungan Misaki dengan Usui Takumi (soal dia, nanti kuceritain di post berikutnya). Minako adalah wanita yang mudah percaya orang lain, sehingga banyak orang yang mengatakan bahwa dia orang yang tidak hati-hati.
Anggota keluarga Ayuzawa yang terakhir adalah Suzuna, adik perempuan Misaki yang duduk di kelas 3 SMP. Dia punya keberuntungan super. Umurnya belum cukup untuk kerja sambilan, jadi dia ikut membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan ikut aneka kuis di media seperti majalah dan koran. Entah apa jurusnya, tapi dia menang terus. Kadang-kadang aku juga keheranan dengan keberuntungannya itu. -__-

Yah, mungkin cukup dulu post kali ini. Panjang betul ya? Hehehee... BTW ini bocoran untuk post tentang "Kaichou wa Maid-sama!" berikutnya. Nanti aku akan membahas tentang orang ini :

Usui Takumi, siswa Seika yang sekarang bisa kusebut pacar Misaki

Nantikan ya! Terima kasih telah membaca post yang panjang ini! :D